
MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur didampingi istri Hj Nurgita Tiyas dan jajaran pemerintah kabupaten setempat bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Bincau Kecamatan Martapura melalui safari ramadhan yang dipusatkan di Masjid Asshobirin, Desa Bincau, Kecamatan Martapura, Rabu (25/2).
Dalam sambutannya, Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, momentum safari ramadhan ini untuk menyelaraskan sinergitas antara pemerintah dengan masyarakat.
“Silaturahmi dengan masyarakat terjalin menjaga kebersamaan agar pembangunan berjalan lebih baik lagi,” ujarnya.
Menurutnya, silaturahmi bukan hanya menjaga tali persaudaraan, melainkan juga sebagai sarana koordinasi untuk berkomunikasi yang baik, sehingga apapun masalah yang dihadapi akan bisa di atasi bersama.
Bupati menjelaskan, tugas pemerintah melayani masyarakat salah satunya melalui dana hibah yang harus dijalankan dengan baik, sehingga dapat mengalami kemajuan pembangunan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dari tahun ke tahun.
Pada kesempatan itu, Bupati Saidi juga menyerahkan bantuan keuangan yang bersifat khusus kepada desa dalam rangka pembangunan dan perbaikan sarana prasarana rumah ibadah sebesar Rp 50 juta, serta satu boks Alquran terjemah Bahasa Banjar.
Selain itu, turut diserahkan bantuan hibah bidang keagamaan kepada Yayasan Baiturrahman Sekumpul Indah Rp 350.327.000, Yayasan Jamiyyah Durussalimin Pintu Air Ujung Rp 270 juta, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Martapura Rp 400 juta, dan Akademi Kebidanan Darussalam Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Martapura Rp 400 juta.
Kemudian, bantuan sosial paket sembako dan logistik pascabencana kepada masyarakat penerima manfaat, serta bantuan paket satu set mukena dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas.
Semenatra, Habib Syech Ba’abud dalam tausiyahnya menjelaskan, bulan ramadhan merupakan bulan diturunkannya Alquran sebagai petunjuk kepada manusia untuk membedakan antara yang baik dan buruk, serta turunnya Lailatul Qadar.
Habib Syech juga menjelaskan, ibadah puasa adalah ibadah sir atau rahasia antara hamba dengan Allah SWT. Bagi orang yang gembira dengan bulan ramadhan dapat menjaga dari api neraka seperti tameng.
“Orang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan, yakni gembira saat berbuka puasa dan akan bertemu Allah SWT di dalam surga,” ucapnya.
Habib Syech Ba’abud menyampaikan surga rindu kepada empat golongan, yaitu orang yang suka membaca Alquran, orang yang menjaga lisannya, memberi makan orang yang lapar, dan berpuasa di bulan ramadhan. ril/dio

