
BANJARMASIN – Widya Esthetic Clinic mengukir tiga Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangkaian aksi sosial ramadhan tahun 2026 dengan melibatkan 3.500 anak yatim dari berbagai panti asuhan dan keluarga kurang mampu di Kota Banjarmasin.
Tiga rekor tersebut meliputi pemberian selimut terbanyak kepada anak panti, pemberian sarung terbanyak kepada anak yatim, dan pemberian filler dagu peserta terbanyak dalam waktu 4 jam.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Chandra Banjarmasin itu dirangkai dengan acara buka puasa bersama ribuan anak yatim. Untuk memastikan seluruh peserta dapat hadir, puluhan angkutan kota (angkot) di sewa secara khusus oleh dr Ayu Widyaningrum MM,Master of AAAM Master of IBAMS.
Acara yang berlangsung pukul 16.00 hingga 19.00 Wita tersebut juga menghadirkan penyanyi religi Opick serta tausiah dari Ustadz Zacky Mirza.
Didampingi keluarganya, dr Ayu membagikan langsung secara satu persatu sarung dan selimut kepada anak yatim dan anak panti. Untuk pelaksanaan tindakan filler kepada 100 orang dilakukan di klinik sebelum acara dimulai.
Ia menyampaikan, kehadiran ribuan anak yatim memiliki makna spiritual yang mendalam. “Kehadiran anak-anak ini menjadi penguat untuk saya, karena saya percaya doa-doa dari mereka akan menjadi tabungan akhirat buat saya,” ujarnya, Jumat (27/2) malam.
dr Ayu sendiri merupakan ahli dermatologi dan dokter kecantikan inovatif asal Banjarmasin, serta pemilik Widya Esthetic Clinic. Ia dikenal atas kontribusinya dalam teknologi kecantikan seperti Stem Cell, Biofiller, dan Biocell, serta meraih ratusan penghargaan nasional maupun internasional.
Melalui kegiatan ini, Widya Esthetic Clinic menegaskan komitmennya untuk memadukan inovasi di bidang estetika dengan kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Tiga rekor MURI yang di dapat dr Ayu ini menambah dua rekor MURI sebelumnya yang pernah di raihnya pada November 2025 lalu. rds

