Mata Banua Online
Selasa, Februari 24, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemprov Kalsel Gencarkan Pasar Murah Selama Ramadan

by Mata Banua
23 Februari 2026
in Pemprov Kalsel
0

 

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok selama bulan Ramadan.

Berita Lainnya

Tadarusan Rutin Bulan Ramadhan Diinisiasi Gubernur H Muhidin

Tadarusan Rutin Bulan Ramadhan Diinisiasi Gubernur H Muhidin

23 Februari 2026
Pemprov Kalsel Perkuat Komitmen Akuntabilitas

Pemprov Kalsel Perkuat Komitmen Akuntabilitas

23 Februari 2026

Berdasarkan rilis inflasi yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada minggu ketiga Februari 2026, angka inflasi di Kalimantan Selatan tercatat mengalami sedikit penurunan.

Gubernur Kalsel, H Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair menyampaikan bahwa kondisi ini patut disyukuri, karena menunjukkan harga kebutuhan pokok mulai terkendali.

“Alhamdulillah, inflasi kita sedikit menurun karena beberapa harga pokok sudah terkendali, namun memang masih ada komoditas yang relatif tinggi seperti harga emas,” kata Chair, di Banjarbaru, Senin (23/2).

Ia menjelaskan, meski terdapat sedikit kenaikan inflasi di daerah, hal tersebut dipengaruhi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan. Permintaan terhadap bahan pokok cenderung naik, sehingga memerlukan langkah pengendalian yang lebih intensif.

Untuk menekan potensi kenaikan harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel terus menggencarkan pasar murah di berbagai wilayah.

“Selama Ramadan ini, kami bersama TPID dan Dinas Perdagangan menggalakkan pasar murah dan mudah-mudahan dengan adanya pasar murah, inflasi bisa kembali ditekan,” jelasnya.

Selain menggelar pasar murah, Pemprov Kalsel juga melakukan pemantauan langsung ke pasar-pasar serta meningkatkan koordinasi dengan para pemasok dan distributor. Langkah ini dilakukan guna memastikan distribusi barang tetap lancar dan harga tetap terkendali.

“Kita tidak hanya memantau pasar, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap para pemasok agar harga-harga tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan signifikan,” tambahnya.

Pemprov Kalsel berharap sinergi yang terus dilakukan bersama TPID, Dinas Perdagangan, serta seluruh pemangku kepentingan dapat menjaga stabilitas harga selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi tetap terkendali. MC Kalsel/Rns/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper