Mata Banua Online
Selasa, Februari 24, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Idul Fitri Diperkirakan Berbeda

by Mata Banua
23 Februari 2026
in Ramadhan
0

 

PAMERAN ARTEFAK RASULLAH – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bogor, menyuguhkan destinasi wisata religi yang istimewa. Sebuah pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat resmi dibuka di area Laga Satria, kawasan Pakansari, Cibinong, Bogor, tepat di samping Masjid Raya Nurul Wathon. Pameran ini menjadi kado bagi umat Muslim yang ingin memperdalam sejarah Islam sekaligus memperkuat nilai spiritual di bulan penuh berkah.

JAKARTA – Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2006 diperkira­kan kembali tak bersamaan seperti awal Ramadan tahun ini.

Berita Lainnya

Syafa’at Puasa Ramadhan

Syafa’at Puasa Ramadhan

23 Februari 2026
Ramadhan Itu Memperdalam Ibadah

Ramadhan Itu Memperdalam Ibadah

19 Februari 2026

Ormas Muhammadiyah sebe­lum­nya sudah memutuskan bawah Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Sementara pemerintah baru akan memastikan 1 Syawal pada sidang isbat.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Tho­mas Djamaluddin mem­per­kirakan saat sidang isbat di tanggal 19 Maret 2026 kemung­kinan hilal belum bisa dilihat. Pasalnya di hari itu hilal atau buln baru belum me­menuhi syarat kreteria MABIMS.

“Pada saat maghrib 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara posisi hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS, maka 1 Syawal 1447 = 21 Maret 2026,” kata Thomas dalam tulisan blognya.

Ia mengatakan berdasarkan kriteria Turki, posisi bulan di hari itu telah memenuhi kriteria dan ijtimak terjadi sebelum fajar di Selandia Baru atau berarti 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026. “Maka menurut kriteria Turki, 1 Syawal 1447 = 20 Maret 2026,” tambahnya.

Ketika dikonfirmasi, Thomas menyebut akan terjadi perbedaan waktu Idul Fitri antara pemerintah dan Muhammadiyah. Menurutnya, perbedaan bahkan akan semakin sering terjadi. “Ya. Dan akan semakin sering terjadi perbedaan,” kata Thomas kepada CNNIndonesia.com.

Thomas menjelaskan bahwa penyebab utama perbedaan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzul­hijjah di Indonesia bukan karena perbedaan metode hisab dan rukyat, tetapi karena perbedaan kriteria.

Muhammadiyah meng­guna­kan kriteria Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) atau Kriteria Hijriyah Global ala Turki. “Penggunaan KHGT yang secara resmi akan dimulai pada 1447/2026 berpotensi makin sering terjadi perbedaan awal Ramadhan, Syawal, atau Idul Fitri,” kata Thomas.

Merujuk pada analisis dengan menggunakan aplikasi Hisab Astronomis yang dikem­bangkan oleh Dewan Hisab dan Rukyat PP Persatuan Islam (Persis), Idul Fitri berpotensi berbeda hingga 2029 atau 1450 Hijriah mendatang. Namun, pada periode tersebut, awal Ramadan diperkirakan akan sama.

Potensi ini kemungkinan terjadi selama tidak ada peru­bahan kriteria yang digunakan oleh peerintah dan Muhammadiyah.

Sebelumnya, Muham­madi­yah telah menetapkan 1 Rama­dhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 sejak Oktober 2025.

Keputusan itu ditetapkan berdasarkan hisab hakiki Majelis Tarjih dan Tajdid Muham­madiyah yang berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebagaimana tercantum dalam Malumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

Berdasarkan perhitungan astronomis, ijtimak jelang Ramadan diperkirakan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12:01:09 UTC. Saat matahari terbenam pada hari itu, kriteria visibilitas hilal belum terpenuhi di wilayah mana pun.

Namun, perhitungan menun­jukkan setelah tengah malam UTC, ada wilayah di daratan Amerika yang telah memenuhi syarat munculnya. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper