
TANJUNG- Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Tabalong resmi melaunching aplikasi SMaRTNaker, di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi,Senin (23/2).
Kegiatan tersebut juga sekaligus dengan penandatanganan kesepakatan bersama program permagangan antara Pemkab Tabalong dan Perusahaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kadisnaker Hadi Ismanto menjelaskan aplikasi ini adalah layanan ketenagakerjaan dan database tenaga kerja terampil berbasis web.
Adapun dalam web itu memfasilitasi pendaftaran pelatihan, monitoring peserta, serta evaluasi program secara digital.
“Sistem ini mendukung integrasi vertikal dan horizontal antar instansi validasi otomatis peserta, serta penyediaan dashboard statistik real-time bagi Dinas, Mitra, dan Peserta,” ujarnya.
Sementara tujuan dari aplikasi ini untuk mewujudkan database terintegrasi dan terukur khususnya jasil pelatih 15.000 tenaga terampil.
“Memastikan orang tidak mengikuti lebih dari satu pelatihan yang dibiayai sumber pendanaan yang sama,” ungkapnya.
Menyediakan sistem pendaftaran pelatihan berbasis digital yang transparan dan akuntabel serta emberikan kemudahan bagi pengguna dalam memperoleh CV otomatis yang dibuat oleh sistem
Mewujudkan integrasi sistem dengan Aplikasi Silangkarr serta Command Center sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan berbasis data.
“Kemudian yang terakhir yakni rencana Integrasi dengan Database BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan,” sebutnya.
Sementara itu Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani mengatakan, peluncuran aplikasi ini merupakan wujud nyata implementasi visi Tabalong Smart.
“Kita ingin menghadirkan tata kelola ke kata kerja yang modern, berbasis digital, transparan dan terintegrasi,” katanya.
Bupati berharap melalui aplikasi ini tidak ada lagi satu orang yang mengikuti pelatihan lebih dari satu.
“Jangan sampai nanti tadi ada satu orang bisa sampai ke empat sampai lima kali mengikuti pelatihan dan yang lain tidak kebagian, kita ingin pemerataan,” pungkasnya.yan/ rds

