Mata Banua Online
Jumat, Februari 20, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemerintah Janjikan Stok Pangan Aman

by Mata Banua
19 Februari 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
HARGA KEMBALI TURUN – Harga emas Antam Rabu kembali turun sejak 25 Oktober, sehingga kemarin menjadi Rp2.267.000 dari sebelumnya Rp2.282.000 per gram.(foto:mb/ant)

JAKARTA – Pemerintah memastikan ke­tersediaan pangan nasional berada da­lam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.Berdasarkan neraca pa­ngan hingga April 2026, sebanyak sem­bilan komoditas strategis tercatat me­ngalami surplus produksi.

Kesembilan komoditas tersebut me­liputi beras, gula konsumsi, cabai besar, ca­bai rawit, jagung, minyak goreng, da­ging ayam, telur ayam, dan bawang me­rah. Surplus ini dinilai menjadi ban­talan kuat dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat kon­su­men.

Berita Lainnya

Mobilitas Mudik Lebaran 2026 Diperkirakan Menyusut

Mobilitas Mudik Lebaran 2026 Diperkirakan Menyusut

19 Februari 2026
Berburu Wajib Pajak: Beban Rakyat di Tengah Krisis Anggaran

Pengusaha Konveksi Mulai Kebanjiran Pesanan

19 Februari 2026

Menteri Pertanian sekaligus Ke­pala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa kon­disi produksi dan stok nasional saat ini sangat memadai. “Produksi kita tinggi, stok kita banyak. Yang swa­sem­bada pangan kita sudah sembilan, ya­ng belum ada tiga. Nah, yang tiga (be­lum swasembada) ini pun stoknya ban­yak. Jadi tidak boleh ada main-main,” tegas Amran.

Dengan kondisi tersebut, pe­me­rin­tah meminta seluruh pelaku usaha me­ma­tuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) ya­ng telah ditetapkan.

Amran menjelaskan, stok beras nasional saat ini mencapai 3,4 jutaton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Angka tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan kondisi normal yang berkisar 1-1,5 juta ton. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan cadangan beras SPHP sebesar 1,5 juta ton dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram sebagai instrumen stabilisasi pasar.

Ketersediaan komoditas protein hewani juga berada pada level aman, bahkan sebagian telah masuk pasar ekspor. “Tidak ada alasan beras naik. Stok kita tertinggi sepanjang sejarah. Minyak goreng kita produsen terbesar dunia, stok pemerintah 700 ribu ton, harga maksimal Rp15.700. Daging ayam Harga Acuan Pembeliannya Rp40.000, daging sapi Rp140.000,” ujarnya.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat potensi produksi padi pa­da Januari-Maret 2026 mencapai 17,65 juta ton GKG, naik 15,80 persen dibanding periode yang sama tahun se­be­lumnya. Data tersebut memperkuat op­timisme pemerintah terhadap ke­ta­han­an pangan nasional.

Untuk memastikan stabilitas harga ber­jalan efektif, pemerintah memperkuat peng­awasan stok dan distribusi melalui ko­laborasi lintas kementerian, pe­me­rin­tah daerah, serta Satgas Pangan.

“Kalau ada yang mencoba me­na­ik­kan harga, pemerintah bersama Satgas Pa­ngan akan menindak tegas. Pe­ng­a­was­an difokuskan pada sumber dis­tri­busi besar, bukan pedagang kecil. Yang diperiksa adalah pabrik, dis­tri­bu­torutama, dan rantai pasok hulunya,” te­gas Amran. lp6/mb0

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper