Mata Banua Online
Selasa, Februari 17, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

USA Stars Juara NBA All-Star 2026

Anthony Edwards Jadi MVP NBA All Star 2026

by Mata Banua
17 Februari 2026
in Olahraga
0
Tim USA Stars menjuarai NBA All-Star 2026 setelah mengalahkan tim USA Stripes dengan skor 47-21 pada laga final format baru “U.S. vs. World” di Intuit Dome, Inglewood, California, Senin (16/2/2026) WIB.(Foto:mb/ X/NBA)

Jakarta – Tim USA Stars menjuarai NBA All-Star 2026 setelah mengalahkan tim USA Stripes dengan skor 47-21 pada laga final format baru “U.S. vs. World” di Intuit Dome, Inglewood, California, Senin WIB.

“Saya suka format ini. Itu sangat bagus. Itu membuat kami berkompetisi,” kata pemain Minnesota Timberwolves di Tim USA Stars Anthony Edwards setelah meraih penghargaan MVP, dikutip dari laman NBA.

Berita Lainnya

Rooney Sebut Kontrak Baru Tuchel Langkah Cerdas dari FA

Rooney Sebut Kontrak Baru Tuchel Langkah Cerdas dari FA

17 Februari 2026
Janice Tjen Melangkah ke 16 Besar Dubai Championships

Janice Tjen Melangkah ke 16 Besar Dubai Championships

17 Februari 2026

Laga edisi ke-75 NBA All-Star tersebut menghadirkan mini-turnamen round robin dengan tiga tim dan empat gim berdurasi masing-masing 12 menit. Format anyar ini mempertemukan dua tim asal Amerika Serikat, yakni USA Stars dan USA Stripes, serta satu tim berisi pemain internasional (World).

Dalam partai puncak, Edwards dan Tyrese Maxey tampil efektif dengan kombinasi 17 poin untuk membawa USA Stars menjauh dari USA Stripes. Secara keseluruhan, atmosfer pertandingan dinilai lebih kompetitif dibanding edisi sebelumnya, dengan intensitas dan pertahanan yang menonjol sejak gim pertama.

Hasil resmi mencatat USA Stars menundukkan World 37-35 pada gim pertama. Pada gim kedua, USA Stripes mengalahkan USA Stars 42-40. USA Stripes kemudian memastikan tiket final seusai menyingkirkan World 48-45 pada gim ketiga. Di final, USA Stars tampil dominan dan menutup turnamen dengan kemenangan telak 47-21.

Kevin Durant menilai intensitas laga meningkat sejak awal pertandingan. “Intensitas untuk memulai pertandingan itu bagus. Tim-tim berkompetisi dan bermain bertahan. Saya pikir semua orang menampilkan pertunjukan,” ujarnya.

Sorotan individu juga datang dari Kawhi Leonard yang mencetak 31 poin hanya dalam 12 menit saat membantu USA Stripes menyingkirkan World. Leonard memasukkan enam dari tujuh tembakan tiga angka dan hanya gagal dua kali dari 13 percobaan. Ia juga mencuri umpan silang lapangan dan menutup laga dengan tripoin penentu 2,5 detik sebelum buzzer.

Dari kubu World, Victor Wembanyama tampil impresif sepanjang dua gim yang mereka jalani. Pemain berpostur 224 cm itu membukukan 33 poin dengan akurasi 10 dari 13 tembakan, termasuk empat dari lima tripoin, serta aktif dalam rebound dan blok. Namun, peluang tembakan jauhnya pada detik akhir semifinal melawan USA Stripes gagal berbuah poin, membuat World tersingkir.

Kompetisi ini dipimpin oleh pelatih Detroit Pistons J.B. Bickerstaff untuk USA Stars, pelatih San Antonio Spurs Mitch Johnson untuk USA Stripes, serta pelatih Toronto Raptors Darko Rajakovic untuk Team World. NBA selanjutnya akan mengevaluasi format ini dalam beberapa bulan ke depan sebelum memutuskan konsep All-Star Game edisi berikutnya.

Anthony Edwards meraih trofi Kobe Bryant sebagai MVP NBA All Star 2026 setelah mencetak total 32 poin dalam tiga gim dan membawa USA Stars menjuarai laga All Star dengan mengalahkan USA Stripes pada final di Intuit Dome, Senin WIB.

Edwards menjadi pemain paling konsisten di tim juara USA Stars dengan total 32 poin dalam 26 menit bermain, memasukkan 13 dari 22 tembakan, termasuk enam tripoin dari 15 percobaan.

Produktivitas Edwards di gim terakhir menjadi penentu gelar sekaligus mengunci status MVP. Ia mencetak delapan poin dari lima percobaan tembakan saat USA Stars unggul 12-1 dan tak pernah terkejar hingga menang atas USA Stripes di partai final.

Edwards juga berperan penting pada gim pembuka ketika tembakan tripoinnya memaksa laga berlanjut ke overtime sebelum timnya mengamankan kemenangan.

Trofi MVP All-Star tersebut dinamai Kobe Bryant sebagai bentuk penghormatan atas pencapaian legenda NBA tersebut yang empat kali meraih MVP dalam 15 penampilan All-Star. Dalam sejarah, sejumlah pemain tuan rumah juga pernah merebut penghargaan tersebut, termasuk Stephen Curry pada edisi sebelumnya di San Francisco.

Persaingan MVP sempat mengarah kepada Kawhi Leonard yang mencetak 31 poin untuk USA Stripes saat menyingkirkan World dengan skor 48-45. Leonard memasukkan 11 dari 13 tembakan, termasuk enam dari tujuh tripoin, serta menyumbang dua steal. Namun, ia hanya mencetak satu poin pada gim final ketika USA Stars mendominasi sejak awal.

Victor Wembanyama juga tampil impresif untuk tim World dengan total 33 poin dalam dua gim, ditambah delapan rebound dan tiga blok. Namun, kegagalan World melaju ke final membuat peluangnya meraih MVP tertutup.ant/web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper