JAKARTA – Pergerakan harga rata-rata nasional komoditas pangan konsumen di Indonesia terpantau bervariasi pada Selasa (17/2) bertepatan dengan hari raya Imlek 2026 dan menjelang Raadan. Berdasarkan laman panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 09.45 WIB, harga daging sapi murni naik 1,15% menjadi Rp139.618 per kilogram. Begitu juga daging kerbau segar lokal naik 1,06% ke angka Rp150.000 per kilogram.
Untungnya, harga daging ayam ras turun 0,8% ke Rp40.817 per kilogram, sementara telur ayam ras turun 1,93% menjadi Rp30.563 per kilogram.
Sedangan harga rata-rata beras premium di Tanah Air turun 1,16% menjadi Rp15.450 per kilogram dibandingkan dengan hari sebelumnya. Harga beras medium juga turun 0,49% ke Rp13.305 per kilogram, sedangkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Perum Bulog tercatat turun 0,38% ke angka Rp12.403 per kilogram.
Selain itu, terdapat pula harga beras medium non-SPHP yang turun 0,82% menjadi Rp13.825 per kilogram, serta beras khusus lokal yang naik 1,89% ke angka Rp15.946. Kooditas lainnya seperti jagung peternak turun 2,96% ke Rp6.644 per kilogram, serta kedelai biji kering impor turun 1,05% menjadi Rp10.810 per kilogram.
Sementara itu, bawang merah turun 4,79% ke Rp40.076 per kilogram, sedangkan bawang putih bonggol juga lebih murah 2,74% ke Rp38.026 per kilogram.
Adapun, cabai merah keriting turun 2,48% ke Rp44.174 per kilogram, cabai merah besar turun 7,06% ke R39.013 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah naik 0,07% menjadi Rp75.027 per kilogram.
Minyak goreng kemasan terpantau turun 2,04% menjadi Rp20.744 per lite, sedangkan minyak goreng curah turun 0,78% menjadi Rp17.618 per liter.
Sementara itu, Minyakita turun 1,66% menjadi Rp16.897 per liter. Adapun, ikan kembung naik 1,54% ke Rp46.339 per kilogram, ikan tongkol turun 1,18% ke Rp37.169 per kilgram, sedangkan ikan bandeng turun 0,83% menjadi Rp37.004 per kilogram.
Kesempatan terpisah, Badan Pangan Nasional menugaskan Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan beras dan minyak goreng kepada 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna menjaga daya beli dan stabilitas harga pangan nasional menjelang Ramadhan 1447 Hijriyah.
Menurut Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah melalui Bapanas telah resmi memberi penugasan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) 2026 kepada Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang berhak menerima.
“Salah satunya Bulog diminta untuk melakukan penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng kepada 33.244.408 penerima untuk alokasi Februari dan Maret (2026),” kata Amran.
Adapun jumlah beras yang disalurkan sebanyak 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter per penerima untu alokasi satu bulan. rep/mb06

