
BANJARBARU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong agar Badan Usaha Milik Desa (BUUMDes) katagori berkembang menjadi BUMDes maju.
“Kita akan terus mendorong sejumlah BUMDes katagori berkembang menjadi katagori maju di Kalsel sehingga mampu memberikan kontribusi bagi desanya,” kata Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel, Iwan Ristianto, di Banjarbaru, Selasa (17/2).
Menurut Iwan, pihaknya akan memberikan bimbingan teknis (Bimtek) dan pendampingan bagi BUMDes berkembang agar meningkat menjadi maju.
Saat akhir tahun 2025, sebut Iwan, BUMDes di Kalsel baru tercatat 29 buah katagori maju dari ribuan BUMDes yang telah berdiri di Kalsel.
“Dari 29 buah BUMDes di Kalsel katagori maju tersebut, sebagai besar atau sembilan buah berada di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), selebihnya berada di 12 kabupaten/kota se-Kalsel,” ujarnya.
BUMDes katagori maju, lanjutnya, telah memenuhi persyaratan memiliki manajemen profesional, laporan keuangan yang akuntabel, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).
Iwan menyebutkan, hingga akhir tahun 2025 ada 247 BUMDes katagori berkembang di Kalsel yang bisa didorong maju, tersebar pada 13 kabupaten/kota se-Kalsel.
Adapun BUMDes katagori berkembang, antara lain sudah memiliki unit usaha tetap, manajemen yang mulai tertata, namun keuntungan yang dihasilkan belum stabil.
Dia menyebutkan, BUMDes di Kalsel yang jumlahnya 1.836 buah, sebagian besar katagori perintis sebanyak 1.280 buah dan pemula mencapai 149 buah.
BUMDes katagori Perintis/Pemula itu antara lain BUMDes yang baru berdiri dan sedang dalam tahap awal penataan organisasi serta pemetaan potensi.
“Kita juga terus mendorong agar terjadi peningkatan katagori BUMDes dari perintis/pemula menjadi berkembang agar diharapkan keberadaan BUMDes mampu meningkatkan perekonomian pedesaan,” demikian Iwan. ani

