
BANJARBARU – Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Ditlantas Polda Kalsel) menjadikan 10 ribu pengemudi ojek online (ojol) yang ada di wilayah itu sebagai mitra keselamatan dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di jalan raya.
“Ojek online merupakan mitra strategis polantas karena mereka setiap hari ada di jalan raya dengan jumlah yang sangat banyak mencapai 10 ribu lebih,” ucap Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Dr Fahri Siregar usai memimpin apel polantas sahabat ojek online, Kamis (12/2).
Menurutnya, penting bagi pihaknya untuk bisa membangun komunikasi yang baik kepada semua pengemudi ojek online.
Kolaborasi pun diperlukan dan ojek online didorong sebagai agen pelopor keselamatan berlalu lintas, serta ikut membantu polantas dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas (kamseltibcar lantas).
“Apel polantas sahabat ojek online hari ini menandai penguatan kita untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi,” tegasnya.
Sebelum pelaksanaan apel, dirlantas mengawalinya dengan acara ramah ramah mengajak ojek online makan bersama. Kemudian saat apel, seluruh ojek online yang hadir membacakan ikrar keselamatan berlalu lintas.
Dirlantas juga membagikan helm secara gratis kepada perwakilan peserta apel sebagai tanda keselamatan di jalan raya bagi pengendara roda dua. Acara di akhiri dengan pelatihan safety riding baik pembelajaran teori maupun praktik di lapangan. ant

