
BANJARMASIN – Gedung baru Puskesmas Cempaka Putih di Gang Nusa Indah Jalan Simpang Kuripan Banjarmasin Timur akhirnya rampung dibangun akhir tahun 2025.
Sebagai bentuk syukur, Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin meresmikan gedung puskesmas berlantai 2 tersebut, Rabu (11/2).
Sebelumnya, Puskesmas Cempaka Putih merupakan fasilitas yang sangat ramai dalam pelayanan kesehatan masyarakat setempat. Namun untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, puskesmas yang melayani masyarakat tiga kelurahan ini direhab total pada 2025.
“Pelayanan kesehatan harus hadir sedekat mungkin dengan warga. Puskesmas ini kami rancang agar mudah diakses, cepat melayani, dan mampu menjawab kebutuhan dasar kesehatan masyarakat Kuripan dan Kebun Bunga,” ujar Yamin.
Puskesmas Cempaka Putih dibangun selama enam bulan dan telah beroperasi dua minggu terakhir dengan dukungan 38 tenaga kesehatan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin M Ramadhan, menyebut bahwa tingkat kunjungan harian mencapai 90 hingga 100 pasien.
“Ini menunjukkan kebutuhan layanan cukup tinggi. Secara kapasitas, SDM sudah siap, dan ini menjadi kekuatan utama puskesmas baru ini,” katanya.
Ditambahkannya, pada puskesmas ini dilakukan penataan halaman dan pembangunan pagar. “Area luar tidak hanya untuk estetika dan keamanan, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas masyarakat. Ini bagian dari upaya memperkuat fungsi sosial puskesmas,” jelasnya lagi.
Saat ini, pelayanan sudah mulai beroperasi, meski begitu terkait kelengkapan alat kesehatan dan peningkatan mutu layanan itu masih perlu dikejar. Menurutnya, pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan pemenuhan sarana pendukung.
Peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan peninjauan fasilitas ini menjadi simbol komitmen Pemko Banjarmasin dalam pemerataan layanan kesehatan. Dengan lokasi strategis, tenaga medis yang memadai, serta rencana pengembangan berkelanjutan, Puskesmas Cempaka Putih diharapkan tidak hanya menjadi pusat pengobatan, tetapi juga motor peningkatan kualitas hidup masyarakat di Banjarmasin Timur. via

