
Elji Arvella belakangan makin sering seliweran dengan konten horor yang tak cuma bikin merinding, tapi juga lucu. Di media sosial, video-videonya kerap viral dan menjadikannya salah satu kreator horor-komedi paling menonjol.
Di balik karakter yang kalem, perempuan bernama asli Riska L. Gunawan itu datang dari proses yang tidak instan. Ia menceritakan perjuangannya.
“Awalnya aku bikin konten lucu ringan yang sederhana. Keputusan itu sempat dianggap berisiko, tapi ternyata justru jadi senjata pamungkas aku,” ujarnya saat dihubungi, kemarin
Berbeda dari kebanyakan kreator horor yang identik dengan ekspresi berlebih, Elji tampil dengan gaya soft-spoken. Ia sudah punya 306 ribu pengikut di Instagram.
“Aku nggak pengin teriak-teriak atau berlebihan. Justru aku pengin bikin orang merinding dulu, terus ketawa tanpa sadar,” katanya.
Menurut Elji, kontras antara suasana horor dan penyampaian yang kalem itulah yang membuat penonton betah.
Gaya soft-spoken itu kerap dianggap sebagai strategi konten. Padahal, karakter itu tidak dibuat-buat Elji.
“Banyak yang mikir ini cuma gimmick. Padahal memang aku orangnya lembut dari dulu,” ujarnya.
Identitas budaya pun turut memberi warna. Dikenal sebagai orang Sunda, konten Elji justru ramai ketika dirinya menggunakan bahasa Batak.
“Aku suka explore. Perpaduan logat, intonasi lembut, dan ekspresi kalem itu bikin kontennya terasa beda,” tuturnya.
Popularitas Elji Arvella kini tak lagi berhenti di dunia digital. Ia bahkan mulai masuk televisi nasional, tercatat pernah hadir di Rumpi No Secret Trans TV beberapa waktu lalu.
“Buat aku, yang penting karakter dan keaslian. Kalau itu dapat, penonton akan datang sendiri,” pungkasnya. dtc

