
BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Selasa (10/2), di Calamus Ballroom Rattan Inn.
Menurut Yamin, mengingat Banjarmasin merupakan kota seribu sungai maka rencana pembangunan harus berkelanjutan. Ikon kota sungai harus terus terpelihara agar kota menjadi nyaman bagi masyarakat.
“Sungai menjadi identitas kota Banjarmasin sehingga penanganan sungai harus terus menerus. Selain itu, normalisasi sungai agar tidak menjadi keluhan genangan bagi warga,” katanya di hadapan sejumlah pejabat SKPD lingkup pemko.
Yang menjadi prioritas juga soal penanganan sampah. Disiapkan sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir atau dari sampah rumah tangga hingga berakhir di TPA. “Sampah sampai saat ini tak kelar-kelar sehingga harus terus disosilisasik pemilahan sanpah dari sumbernya, “katanya.
Teknologi pengelolaan dan pengolahan sampah juga penting agar bisa menekan produksi sampah menjadi lebih bermanfaat. Diperhatikan jiga peningkatab ekonomi, ketahanan pangan baik peternakan dan pertanian.
Sementara, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah ( Bappeda litbang) Kota Banjarmasin, Ahmad Sauqi mengatakan banyak masukan dari seluruh unsur terkait atau pemamgku kepentingan dalam menyusun program kerja pembangunan kota Banjarmasin untuk 2027.
“Ada juga program prioritas seperti penangan sungai, banjir hingga transfortasi air. Saat ini sungai di kota ini mesti harus ditata terutama pada bangunan di pinggir sungai yang menyebabkan sungai menyempit bahkn tertutup,” jelasnya.
Selain itu juga dalam pengelolaan sampah di mana akan dibangun lagi TPS terpadu di beberapa titik.
Dengan sejumlah rencana dan masukan, pihaknya akan melakukan penelitian serta penyusuban rencana yang disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. via

