
Jakarta – Petenis putri Indonesia Janice Tjen berhasil mengalahkan petenis Brasil Beatrice Haddad Maia pada babak pertama Qatar Total Energies Open 2026 di Doha, Senin (9/2) waktu setempat atau Selasa dini hari WIB.
Janice, yang mendapatkan wildcard pada ajang WTA 1000 tersebut, tampil dominan untuk membungkam Haddad Maia dengan skor akhir 6-0, 6-1, demikian catatan WTA.
Awalnya Janice dijadwalkan bertemua Sorena Cirstea pada babak pertama. Namun, petenis berusia 35 tahun itu memutuskan mundur setelah memenangi gelar di rumahnya sendiri WTA 250 Transylvania Open di Cluj-Napoca, Rumania, Sabtu (7/2).
Haddad Maia kemudian mengisi slot undian utama menggantikan Cirstea sebagai lucky loser setelah kalah pada babak kualifikasi.
Pada babak pertama WTA 1000 Doha, Janice memulai dengan kuat. Berbekal servis sebagai senjata utamanya, Janice mencatatkan dua ace, dan berhasil mengkonversi tiga dari tujuh peluang break point untuk mengamankan set pertama.
Pada set kedua, Haddad Maia mencoba memberikan perlawanan dengan mencatatkan dua ace. Namun, hal itu tidak cukup untuk menahan Janice yang mendominasi dari segi poin servis.
Petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu juga bermain disiplin terbukti dengan poin pengembalian bola yang jauh lebih besar untuk menekan lawan.
Berhasil mengkonversi dua dari tiga peluang break point pada set kedua, Janice menutup pertandingan dengan hanya kehilangan satu gim setelah satu jam sembilan menit.
Kemenangan itu membawa Janice ke babak kedua dalam debutnya di ajang WTA 1000.
Sebelum ke Doha, Janice mencatatkan kemenangan babak pertama dalam debutnya pada ajang WTA 500 di Abu Dhabi. Ia berhasil mengalahkan petenis No.1 Australia yang sedang naik daun Maya Joint setelah berjuang melalui rubber set.
Namun, Janice harus terhenti pada babak kedua ketika dihadang oleh unggulan kelima Liudmila Samsonova.
Meski begitu, Janice yang menggandeng petenis Filipina Alexandra Eala berhasil mencatatkan hasil positif di sektor ganda dengan mencapai semifinal setelah mengalahkan unggulan kedua Zhang Shuai/Cristina Bucsa.ant

