
RANTAU,- Menjadi program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tapin dalam bidang kesehatan. Pemkab Tapin jamin masyarakat yang belum tercover BPJS bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.
Demikian apa yang disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Tapin H Unda Absori, kepada awak media terkait program BPJS gratis untuk masyarakat Tapin.
Seperti yang diutarakan Unda Absori, program BPJS gratis diberikan kepada masyarakat Tapin yang ingin berobat ke rumah sakit atau Puskesmas hanya dengan menggunakan KTP Tapin.
“Program ini menjadi program unggulan dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Tapin,” Ujarnya.
Selain tetap komitmen menyediakan dana BPJS gratis untuk masyarakat. Pemkab Tapin juga menganggarkan Rp.2,3 Milyar bagi masyarakat kita yang tidak masuk dalam BPKS.
Dana itu di kelola oleh BAZNAS untuk diberikan kepada mereka yang baru di PHK dari perusahaan atau mereka yang baru menetap di Kabupaten Tapin.
“Insyaallah Bupati dan Wakil Bupati akan terus berkomitmen memberikan jaminan BPJS kepada masyarakat Tapin,” ungkapnya.
Untuk di ketahui dari 13 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tapin, selain BPJS gratis, program bedah 1000 buah rumah setiap tahun juga program unggulan hingga lima tahun kedepan.
Selain itu, program prioritas lainnya yakni mengupayakan peningkatan kesejahteraan pegawai (ASN dan Non ASN) guru pesantren dan aparatur desa (BPD dan anggota, Kaur, RT dan RW) serta menjadikan kawasan terpadu pusat pendidikan melalui beasiswa bagi santri berprestasi, untuk melanjutkan sekolah ke luar negeri (Hadramaut/timur tengah) serta beasiswa satu sarjana satu desa. Dan program santunan kematian bagi warga tidak mampu.
Program prioritas lainnya yakni bantuan untuk Masjid sebesar Rp.200 juta berkelanjutan dan santunan untuk guru mengaji/TKA/TPA dan Kaum Marbot tempat ibadah. Serta program peningkatan jalan dan jembatan serta saluran drainase desa dan perkotaan, sumur air bersih di pedesaan.
Termasuk program meningkatkan pertanian, perkebunan, pariwisata, perikanan dan peternakan hingga peningkatan SDM guru dan tenaga kesehatan serta guru – guru Kemenag serta bantuan kegiatan haul serta kegiatan keagamaan.
Terakhir, program pembinaan generasi muda atau milenial dan pengusaha lokal serta pengusaha kecil menengah (UMKM) dan program listrik gratis untuk tempat ibadah.{[her/mb03]}

