
BARABAI – Seorang pelajar berinisial AFR (13), ditemukan tidak bernyawa diduga dibunuh tetangganya sendiri di Desa Hilir Banua, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
“Korban ditemukan tewas dengan luka senjata tajam di bagian leher sebelah kanan,” ucap warga sekitar yang mengetahui kejadian, Rabu (4/2).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Selasa (3/2) malam, dan sempat menghebohkan warga sekitar dengan terduga pelaku RN (35).
Sejumlah Tim Rescue Relawan Murakata juga sempat membantu dengan menurunkan dua unit ambulans untuk melakukan evakuasi korban menuju ruang jenazah RSHD Barabai guna dilakukan visum.
Terkait peristiwa tersebut, Kasubsi PIDM Humas Polres HST Aiptu M Husaini membenarkan peristiwa yang terjadi di rumah korban di Jalan Sarigading, RT 001 RW 001, Desa Hilir Banua, Kecamatan Pandawan sekitar pukul 23.30 Wita.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, sebelum pembunuhan terjadi sempat terdengar suara pintu rumah korban seperti di dobrak.
“Tak berselang lama, saksi mendengar jeritan korban dari dalam rumah sebanyak satu kali. Usai jeritan tersebut, beberapa saksi mengaku melihat seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku keluar dari rumah korban dengan menenteng senjata tajam jenis Parang,” ujarnya.
Kemudian, lanjut dia, terduga pelaku diketahui merupakan tetangga korban sendiri dan sudah diamankan Sat Reskrim Polres HST untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Petugas juga telah mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis Parang yang diduga digunakan pelaku dalam aksi pembunuhan tersebut. Untuk dugaan ODGJ, masih kami dalami dan akan dilakukan pemeriksaan kejiwaan secara profesional,” pungkasnya. ant

