Mata Banua Online
Kamis, Februari 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Fenomena ‘Rojali’ Bayangi Sektor Ritel

by Mata Banua
4 Februari 2026
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Fenomena ‘Rojali’ alias rombongan ja­rang beli diprediksi mewarnai pergerakan kon­sumen di pusat perbelanjaan menjelang dan selama momentum Ramadan 2026. Meski de­mikian, mereka dianggap tetap memberi kon­tribusi terhadap pergerakan ekonomi.

Ketua Umum Himpunan Pe­ri­tel dan Penyewa Pusat Pe­r­be­lan­jaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah me­ng­ata­kan perubahan perilaku belanja mas­yarakat saat ini lebih di­pe­ng­aruhi oleh kehati-hatian kon­su­men dalam mengambil ke­pu­tus­an pembelian.

Berita Lainnya

Harga Emas Melonjak Jadi Rp2,844 Juta per Gram

Harga Emas Melonjak Jadi Rp2,844 Juta per Gram

4 Februari 2026
Jelang Ramadan, Mendag Tak Setop Ekspor Kelapa

Jelang Ramadan, Mendag Tak Setop Ekspor Kelapa

4 Februari 2026

Budihardjo menjelaskan, kon­sumen kini cenderung datang ke mal untuk melihat-lihat ter­le­bih dahulu, membandingkan har­ga, hingga mengecek ke­ter­se­dia­an produk di kanal online se­belum benar-benar melakukan tran­saksi.

“Fenomena Rojali memang sa­at ini orang beda ya cara be­linya, dia nggak langsung beli, te­tapi lihat-lihat dulu cek harga, fo­to-foto produk, cek di online, cek di mal-mal sebelah, sehingga me­mang itu [fenomena Rojali] wa­jar. Namun yang pasti mereka akan ke mal tuh pasti akan me­la­kukan lifestyle,” kata Budihardjo.

Menurutnya, meskipun tidak la­ng­sung berbelanja, kehadiran peng­unjung tetap memberikan kon­tribusi ekonomi, khususnya ba­gitenant makanan dan mi­num­an.

Hippindo menyebut tingkat kun­jungan ke pusat perbelanjaan te­tap terjaga lantaran mal masih men­jadi destinasi pemenuhan ke­bu­tuhan gaya hidup, khususnya ba­gi konsumen dari segmen me­ne­ngah ke atas.

Adapun, untuk pembelian pa­kaian, Budihardjo menyebut konsumen umumnya baru akan me­lakukan transaksi mendekati Ha­ri Raya Idulfitri, sekitar dua mi­nggu sebelum Lebaran. Hal ini sei­ring meningkatnya kepastian ang­garan dan pencairan tun­ja­ng­an hari raya (THR).

Meski demikian, Budihardjo me­nu­turkan fenomena Rojali ti­dak menghilangkan optimisme pe­laku ritel terhadap kinerja Ra­ma­dan tahun ini. Hippindo op­timistis seluruh segmen kon­su­men tetap akan berbelanja sesuai ke­las dan kebutuhan masing-masing, baik di ritel menengah ke bawah, menengah, hingga pre­mium.

Di samping itu, dia men­je­las­kan pusat perbelanjaan pre­mi­um tetap memiliki pasar ter­sen­diri, sementara mal dengan seg­men menengah dan bawah tetap ra­mai oleh konsumen yang ber­buru kebutuhan Lebaran dengan har­ga terjangkau.

Di tengah fenomena rojali, Budihardjo menilai sektor ritel ma­kanan dan minuman (food and be­verage/F&B) masih menjadi pe­nopang utama pergerakan eko­nomi di mal. Dia bahkan men­ye­but masuknya sejumlah merek res­toran baru, termasuk konsep pre­mium, turut menjaga traffic pe­ng­unjung selama Ramadan. Orang berbelanja makanan di pu­sat perbelanjaan Orang berbelanja ma­kanan di pusat perbelanjaan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Oto­nomi Daerah, Sarman Simanjorang mengatakan pada Ra­madan permintaan akan me­ng­alami kenaikan tiga hingga em­pat lipat dari hari biasannya untuk ke­perluan keluarga maupun ka­te­ring, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Lonjakan permintaan ini ha­rus di barengi dengan ke­ter­se­dia­an stok yang berlimpah guna men­jaga psikologi pasar se­hi­ng­ga antara demand dan supply ada se­imbang sehingga harga harga ter­jaga dan terjangkau oleh mas­ya­rakat,” kata Sarman. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper