
TANJUNG – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan Kabupaten Tabalong layak untuk mengikuti manajemen talenta tahun 2026 dengan sedikit catatan.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Fauzan mengungkapkan catatan tersebut terkait dengan validasi dan updating data di SIASN.
“Masih banyak kawan-kawan kita yang data atau pegawainya terutama yang berkaitan dengan pembangunan manajemen talenta itu masih belum update,” ujarnya, Senin (2/2).
Meskipun begitu, Fauzan yakin yakin data itu sebenarnya ada tetapi tidak di update dalam SIASN.
“Sebenarnya banyak kawan-kawan yang mengikuti pelatihan, ikut diklat, tapi tidak mengupdate di SIASN, sehingga nilai manajemen talentanya yang diharapkan sebenarnya berada di box 7, 8, 9 berada diluar ketiga box itu tersebut,” ungkapnya.
Sementara implementasi untuk manajemen talenta tersebut baru bisa dilakukan setelah rekomendasi dari BKN terbit.
“Setelah kita lakukan perbaikan-perbaikan atas kekurangan-kekurangan itu tadi baru rekomendasi tersebut bisa keluar,” jelasnya.
Ia pun menyebutkan keuntungan dari mengikuti manajemen talenta ini adalah bisa untuk mengembangkan karir dan kompetensinya.
“Kawan-kawan yang berada di box 7, 8, 9 bisa diusulkan untuk pengembangan kompetensi. Otomatis yang berada diluar box tersebut pengembangan karir dan kompetensi nya sedikit terhambat,” pungkasnya.yan / rds

