
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin diwakili Sekdaprov Muhammad Syarifuddin turut mengikuti peribadatan malam nisfu Sya’ban 1447 hijriah bersama para ulama dan ribuan umat muslim di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Senin (02/02) malam.
Kegiatan ibadah nisfu sya’ban ini biasa dilakukan umat muslim pada pertengahan bulan Syaban dengan membaca istigfar, zikir serta membaca Al-Qur’an dan doa. Salah satunya adalah membaca surah Yasin sebanyak tiga kali dengan niat yang berbeda-beda.
Di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, seluruh shalat rangkaian ibadah malam nisfu Sya’ban 1447 hijriyah dipandu imam Masjid Raya Sabilal Muhtadin, KH Ilham Humaidi.
Sebelum kegiatan dimulai, Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin menyampaikan permohonan maaf Gubernur H Muhidin yang tidak bisa hadir langsung bersamaan jamaah, karena masih menjalankan tugas kedinasan di luar daerah.
Sekdaprov Syarifuddin menyampaikan ajakan Gubernur H Muhidin kepada masyarakat muslim agar sama-sama mensyukuri nikmat atas diberikannya kesempatan berada kembali di bulan Sya’ban dan tidak lama lagi, memasuki Ramadhan atau bulan puasa.
Dalam bulan Ramadhan nanti, Gubernur H Muhidin juga mengajak masyarakat mengisi dengan kegiatan-kegiatan ibadah atau amal shaleh.
Ibadah malam nisfu syaban ini diharapkan menjadi amal kebajikan yang diterima Allah SWT dan senantiasa mendapat perlindungan dan keberkahanNya.
Sementara itu, Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Dr HM Tambrin mengatakan, semula lokasi shalat dipusatkan di area parkir masjid bagian barat.
Namun demikian, kata HM Tambrin yang juga menjabat sebagai Kepala Kanwil Kemenag Kalsel itu, karena turun hujan sejak sore hingga tiba waktu shalat magrib, maka penyelanggaraan ibadah berlangsung di ruang induk Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan area sekitarnya.
Rangkaian ibadah malam nisfu syaban dimulai shalat magrib berjamaah, dilanjutkan shalat sunat hajat dan shalat taubat berjamaah.
Kemudian, membaca surat Yasin sebanyak tiga kali yang diselingi doa memohon pengampunan dosa dan meminta rezeki yang berkah dan sebagainya.
Rangkaian ibadah dilanjutkan setelah shalat isya berjamaah, lalu shalat sunat qabliyah masing-masing dan ditutup shalat sunat tasbih. adp/ani

