
RANTAU – Ceramah agama dari Ustadz Abdul Somad (UAS) menutup rangkaian perkawinan Putri Anisa Variza SHm, putri Drs HM Zaini Mahdi BSc (Haji Izai) dan Hj Iva Wiendri Sulvana dengan Mochamad Fahrezi Fadh SSos, putra H Asmawi Hambali dan Ibu Hj Maspiyah Djawahir di Jalan Lingkar Binuang, Kabupaten Tapin, Jumat (30/1) malam.
Tausiah ini turut dihadiri Bupati Tapin H Yamani, Wakil Bupati H Juanda, Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani, Ketua GOW Hj Elya Hartati, HM Hatta (H Ciut) bersama para ulama, habaib dan jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Tapin.
Dalam tausiahnya, Ustadz Abdul Somad mengatakan bahwa pernikahan adalah takdir yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT.
“Sebelum segala sesuatu diciptakan, nama-nama pasangan yang menikah telah tertulis di Lauhul Mahfudz, papan takdir yang dijaga para malaikat. Keyakinan ini memperkuat keimanan bahwa pernikahan adalah bagian dari rencana Allah yang sempurna,” ujarnya.
UAS menjelaskan, setiap pasangan suami istri memiliki perbedaan perihal kepribadian, latar belakang, dan minat. Namun, kebersamaan sejati di dalam sebuah hubungan terletak pada sikap saling menghormati dan memuliakan satu sama lain.
Menurutnya, melihat perbedaan sebagai kekayaan dan saling melengkapi merupakan sebuah kunci untuk membangun ikatan yang kokoh serta harmonis, karena pernikahan juga momen ketika dua keluarga besar bergabung menjadi satu.
Ia pun mengajak pasangan untuk memahami pentingnya mempersatukan dua keluarga yang berasal dari latar belakang yang berbeda, seperti perbedaan adat istiadat, pendidikan, dan gaya hidup. “Menghormati dan membaur dengan keluarga masing-masing merupakan bagian integral dari perjalanan pernikahan,” ucap UAS.
Ia juga mengingatkan bahwa pernikahan bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan fisik semata, tetapi juga tentang tanggung jawab yang besar. Pasangan yang menikah harus siap mengemban tanggung jawab dalam menjaga aurat satu sama lain, membaca dan mengajarkan Alquran, serta menjalankan ibadah dengan baik.
“Tanggung jawab ini meliputi berbagai aspek kehidupan, baik dalam urusan dunia maupun akhirat,” katanya.
Ustadz Abdul Somad menekankan, pernikahan bukan hanya tentang memuaskan keinginan pribadi, tetapi juga tentang melahirkan anak-anak yang saleh dan taat kepada agama.
Menikah merupakan sebuah panggilan untuk menjadi orangtua yang bertanggung jawab dan mendidik generasi yang berakhlak mulia. Selain itu, generasi yang mencintai agama dan Rasulullah SAW.
Sebagai pasangan yang menikah, lanjut dia, juga diberikan amanah dan tanggung jawab untuk menjaga, mendidik, membesarkan anak-anak dengan kasih sayang dan keteladanan yang baik.
“Anak-anak adalah karunia dan amanah dari Allah SWT. Tugas pasangan suami istri harus berusaha melindungi, membimbing, dan memberikan pendidikan yang baik kepada anak mereka,” pungkasnya. her

