
BANJARMASIN-Komisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) membidangi infrastruktur dan pembangunan, sangat mendukung upaya percepatan perluasan bendungan Riam Kiwa.
Pasalnya mega sarana tersebut sangat diperlukan dalam tata kelola air, terlebih jika musim hujan berlebih yang kerap banyak meredam pemukiman di kawasan Kabupaten Banjar.
“Saya sangat mendukung sekali percepatan pembangunan bendungan Riam Kiwa ini, karena mampu mereduksi potensi banjir yang tiap tahun hadir,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Hj Mustaqimah, di Banjarmasin Rabu (28/1).
Disinggung apakah sejauh ini sudah ada pembicaraan berkait rencana permohonan hibah lahan untuk memperluas areal bendungan yang diusulkan pihak balai besar sungai? Mustaqimah menyatakan belum.
“Pada dasarnya jika itu memang kebutuhannya, dan sesuai mekanisme serta aturan, komisi III siap mendukung,” kata politisi Partai Nasdem ini.
Ia menambahkan, pada pekan depan komisi III akan menjadwalkan pertemuan dengan Dinas PUPR untuk membahas berbagai hal, termasuk soal rencana permohonan hibah lahan ini.
Senada, salah satu anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel, Athaillah Hasbi, juga menyatakan mendukung, Karena bendungan Riam Kiwa dipandang sangat penting untuk meminimalisir ancaman banjir yang datang tiap tahun seperti di Kabupaten Banjar.
“Mudahan pemerintah provinsi punya dana cukup untuk membeli lahan yang dimaksud, dan saya di banggar juga akan berjuang maksimal untuk mengupayakan, karena ini sangat penting menyangkut masyarakat banyak,” tegas Athaillah yang juga duduk di komisi III DPRD Kalsel ini.
Sebelumnya, pada rapat pembahasan mencari solusi penanggulangan Banjir yang di gelar DPRD Kalsel bersama seluruh instansi terkait Kamis 22 Januari 2026,
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS ) Wilayah Kalimantan III, Banjarmasin, Dedy Supriyadi ST MT, menyatakan siap untuk berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan dalam menanggulangi banjir.
“Tadi disela rapat saya juga sudah sampaikan kepada Kepala Dinas PU Provinsi, bahwa kami butuh pembebasan lahan disekitar Riam Kiwa. Jadi kami butuh percepatan,” ujar Dedi saat itu.
Menurutnya, Bandungan Riam Kiwa dapat menampung air sebanyak 90 juta meter kubik.
Sedang fungsi dan sirkulasi bendungan tersebut yaitu, saat akan hujan lebat bendungan dikosongkan dan ditampung. Sebaliknya saat air penuh dan cuaca memungkinkan maka air akan dilepas secara perlahan.
Berkait usulan permohonan hibah lahan ini, Kepada Dinas PUPR Provinsi Kalsel, HM Yasin Toyib, dikonfirmasi via telepon belum menjawab.rds

