Mata Banua Online
Jumat, Januari 30, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Komisi III Dukung Percepat Pembangunan Bendungan Riam Kiwa

by Mata Banua
29 Januari 2026
in DPRD Kalsel
0

 

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Hj Mustaqimah dan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel, Athaillah Hasbi. (foto:mb/ist)

BANJARMASIN-Komisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) membidangi infrastruktur dan pembangunan, sangat mendukung upaya percepatan perluasan bendungan Riam Kiwa.

Berita Lainnya

Komisi I Temukan Dua SKT pada Satu Lahan

Komisi I Temukan Dua SKT pada Satu Lahan

29 Januari 2026
Komisi II Gelar RDP Bahas Pengelolaan Dana Daerah

Komisi II Gelar RDP Bahas Pengelolaan Dana Daerah

29 Januari 2026

Pasalnya mega sarana tersebut sangat diperlukan dalam tata kelola air, terlebih jika musim hujan berlebih yang kerap banyak meredam pemukiman di kawasan Kabupaten Banjar.

“Saya sangat mendukung sekali percepatan pembangunan bendungan Riam Kiwa ini, karena mampu mereduksi potensi banjir yang tiap tahun hadir,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Hj Mustaqimah, di Banjarmasin Rabu (28/1).

Disinggung apakah sejauh ini sudah ada pembicaraan berkait rencana permohonan hibah lahan untuk memperluas areal bendungan yang diusulkan pihak balai besar sungai? Mustaqimah menyatakan belum.

“Pada dasarnya jika itu memang kebutuhannya, dan sesuai mekanisme serta aturan, komisi III siap mendukung,” kata politisi Partai Nasdem ini.

Ia menambahkan, pada pekan depan komisi III akan menjadwalkan pertemuan dengan Dinas PUPR untuk membahas berbagai hal, termasuk soal rencana permohonan hibah lahan ini.

Senada, salah satu anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel, Athaillah Hasbi, juga menyatakan mendukung, Karena bendungan Riam Kiwa dipandang sangat penting untuk meminimalisir ancaman banjir yang datang tiap tahun seperti di Kabupaten Banjar.

“Mudahan pemerintah provinsi punya dana cukup untuk membeli lahan yang dimaksud, dan saya di banggar juga akan berjuang maksimal untuk mengupayakan, karena ini sangat penting menyangkut masyarakat banyak,” tegas Athaillah yang juga duduk di komisi III DPRD Kalsel ini.

Sebelumnya, pada rapat pembahasan mencari solusi penanggulangan Banjir yang di gelar DPRD Kalsel bersama seluruh instansi terkait Kamis 22 Januari 2026,

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS ) Wilayah Kalimantan III, Banjarmasin, Dedy Supriyadi ST MT, menyatakan siap untuk berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan dalam menanggulangi banjir.

“Tadi disela rapat saya juga sudah sampaikan kepada Kepala Dinas PU Provinsi, bahwa kami butuh pembebasan lahan disekitar Riam Kiwa. Jadi kami butuh percepatan,” ujar Dedi saat itu.

Menurutnya, Bandungan Riam Kiwa dapat menampung air sebanyak 90 juta meter kubik.

Sedang fungsi dan sirkulasi bendungan tersebut yaitu, saat akan hujan lebat bendungan dikosongkan dan ditampung. Sebaliknya saat air penuh dan cuaca memungkinkan maka air akan dilepas secara perlahan.

Berkait usulan permohonan hibah lahan ini, Kepada Dinas PUPR Provinsi Kalsel, HM Yasin Toyib, dikonfirmasi via telepon belum menjawab.rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper