Mata Banua Online
Sabtu, Januari 31, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Perkuat Pembinaan Mental, Setwan Dorong ASN Berakhlak

by Mata Banua
26 Januari 2026
in Banjarmasin, Indonesiana
0
ASN dan Staf Setwan Kalsel saat mengikuti ceramah agama pembinaan mental spiritual bersama TAG Bidang Keagamaan Muhammad, Senin (26/1).( Foto:mb/edoy)

BANJARMASIN – Dalam rangka memperkuat pembinaan mental dan spiritual aparatur sipil negara (ASN), Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar ceramah agama pembinaan mental spiritual dengan tema; Fiqih Bab Thaharah bersama Tenaga Ahli Gubernur (TAG) Bidang Keagamaan Drs Muhammad Mag, di Mushola Al-Ikhlas Sekretariat DPRD Kalsel, Senin (26/1) pagi.

Sekretaris DPRD Kalsel Muhammad Jaini didampingi Kabag Persidangan dan Perundang-undangan M Andri Yuzhar SSTP MIP menyampaikan, kegiatan pembinaan keagamaan ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter aparatur yang berintegritas, disiplin, dan berakhlak.

Berita Lainnya

Drainase di Kompleks Pelajar Mulawarman Dibersihkan

Drainase di Kompleks Pelajar Mulawarman Dibersihkan

29 Januari 2026
Korem 101/Ant Bagikan 2.500 Sepatu Gratis untuk Siswa di Banjarmasin

Korem 101/Ant Bagikan 2.500 Sepatu Gratis untuk Siswa di Banjarmasin

29 Januari 2026

Menurutnya, pemahaman fiqih dasar seperti thaharah tidak hanya berkaitan dengan kesucian ibadah, tetapi juga mencerminkan sikap hidup bersih, tertib, dan bertanggung jawab yang harus diterapkan ASN dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Melalui pemahaman fiqih khususnya bab thaharah, kita tidak hanya diajarkan tentang kesucian dalam beribadah, tetapi juga bagaimana menerapkan nilai kebersihan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, serta dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara,” ujarnya.

Sementara, TAG Bidang Keagamaan Muhammad yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam sekaligus Ketua MUI Kabupaten Banjar menjelaskan, fiqih thaharah merupakan pondasi utama dalam kehidupan seorang muslim karena berkaitan langsung dengan sah atau tidaknya ibadah.

Ia menekankan pentingnya pemahaman yang benar tentang bersuci baik secara lahir maupun batin agar nilai-nilai kebersihan, kejujuran, dan keikhlasan dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari, termasuk dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara.

“Karena itu penting bagi kita memahami thaharah tidak hanya secara lahiriah, tetapi juga secara batiniah agar kebersihan, keikhlasan, dan integritas dapat tercermin dalam sikap dan perilaku, termasuk dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara,” pungkasnya. rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper