
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan menyatakan partisipasinya pada Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke-17 Tahun 2026, yang akan diselenggarakan di Gorontalo pada Juni mendatang.
Koordinator Kontingen Penas Tani Nelayan Kalsel Rusdi Hartono mengatakan, panitia kini telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) guna memantapkan kesiapan Kalsel sebagai peserta Penas Tani dan Nelayan tersebut.
“Kita telah melakukan rapat-rapat kontingen Kalsel sesuai surat keputusan (SK) Gubernur Kalsel guna memantapkan persiapan mengikuti Penas Tani dan Nelayan tahun 2026,” ujarnya, Senin (26/1).
Ia menyebutkan, rapat perdana itu bertujuan untuk menyamakan persepsi antarbidang yang terlibat dan penggerak utama dalam ajang ini adalah Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kalsel.
Pemerintah sebagai fasilitator, lanjut Rusdi, akan berusaha maksimal mendukung suksesnya keikutsertaan Kalsel pada event nasional tersebut.
“Penas ini adalah hajatnya teman-teman KTNA, dan pemerintah dari sejumlah sektor terkait seperti dinas pertanian dan ketahanan pangan, dinas perkebunan dan peternakan, serta dinas perikanan dan kelautan memberi dukungan agar kegiatan ini berjalan sukses,” katanya.
Ia menambahkan, Penas Gorontalo nantinya akan menjadi titik temu ribuan petani, nelayan, penyuluh, hingga penggiat pertanian dari seluruh penjuru Indonesia.
Menurutnya, pertemuan tersebut merupakan wadah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus sebagai momentum meningkatkan kapasitas pelaku usaha di Kalsel.
“Ini adalah sarana tukar informasi dan pengalaman, karena itu sangat baik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) petani dan nelayan di Kalsel agar bisa bersaing dengan provinsi lain,” ucap Rusdi.
Selain itu, pada PENAS di Gorontalo nanti Kalsel menampilkan pameran produk unggulan daerah. Meski masih dalam tahap perencanaan teknis, namun sektor perikanan sudah membidik potensi lokal yang ikonik.
“Kita (dinas perikanan dan kelautan, Red) mungkin akan menampilkan produk olahan dan budidaya ikan spesifik kita, seperti Ikan Haruan. Sedangkan dinas teknis lainnya juga akan menyampaikan produk unggulan masing-masing sesuai bidangnya,” pungkasnya. ani

