Mata Banua Online
Sabtu, Maret 7, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Perkuat Budaya Melayani untuk Dorong Iklim Investasi

by Mata Banua
25 Januari 2026
in Banjarmasin
0
G:\2026\Januari\26 Januari 2026\5\Hal 5\2.jpg
WAKIL Walikota Banjarmasin Hj Ananda dan Kepala DPMPTSP Kota Banjarmasin Ariyani saat menghadiri kegiatan Capacity Building bagi pegawai untuk mendorong investasi tahun 2026, di Banjarmasin, Jumat (23/1). (FOto:mb/ant/hms pemko bjm)

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memperkuat budaya melayani khususnya di lingkungan aparatur sipil negara untuk mendorong iklim investasi meningkat tahun 2026.

Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda di Banjarmasin, Jumat, menyatakan pentingnya meningkatkan kualitas ASN dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, berintegritas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat guna mendorong iklim investasi.

Berita Lainnya

PAM Bandarmasih Sebarkan 50 Paket Sembako

PAM Bandarmasih Sebarkan 50 Paket Sembako

5 Maret 2026
Walikota Imbau Masyarakat Bayar Zakat Melalui Baznas

Walikota Imbau Masyarakat Bayar Zakat Melalui Baznas

5 Maret 2026

“Budaya melayani dengan baik ini harus kita perkuat dengan terus meningkatkan SDM ASN kita khususnya yang bertugas di pelayanan publik,” ujarnya.

Ananda pun mengapresiasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin melaksanakan kegiatan Capacity Building bagi pegawainya, karena ini berkaitan langsung untuk mendorong iklim investasi di kota ini.

Menurut dia, investasi tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan insentif, melainkan juga oleh sikap aparatur yang melayani.

Dinyatakan dia, gedung yang megah dan sistem digital yang canggih tidak akan berarti apabila pelayanan masih lambat, tidak empatik serta kurang berintegritas.

“DPMPTSP adalah wajah pertama pemerintah daerah yang dilihat masyarakat dan investor. Di sinilah kecepatan, kejelasan, etika dan kejujuran diuji setiap hari,” ujarnya.

Ananda juga menekankan bahwa tantangan pelayanan publik semakin kompleks seiring meningkatnya tuntutan masyarakat, pengawasan yang makin ketat, serta rendahnya toleransi terhadap praktik pungli dan penyimpangan.

Oleh karena itu, peningkatan kompetensi teknis harus dibarengi dengan penguatan integritas, etika dan empati.

Dia meminta seluruh ASN untuk membangun perubahan pola pikir, dari budaya dilayani menjadi budaya melayani, dari bekerja karena rutinitas menjadi bekerja karena tanggung jawab, serta dari sekadar memproses izin menjadi menciptakan kepercayaan.

Selain itu, ia menyampaikan harapan terhadap pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi bagi ASN DPMPTSP sebagai bentuk pengakuan terhadap standar pelayanan yang profesional, terukur dan jelas.

“Kinerja ASN DPMPTSP akan berdampak langsung pada citra Pemerintah Kota Banjarmasin dan iklim investasi daerah kita ke depannya,” ujarnya.

Banjarmasin pada 2025 ditarget menarik investasi Rp1,98 triliun untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi kota, khusus di sektor perdagangan, jasa dan pariwisata. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper