Mata Banua Online
Jumat, Januari 23, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bupati: PUG Bukan Sekedar Isu Perempuan

by Mata Banua
22 Januari 2026
in Indonesiana, Tapin
0
G:\2026\Januari\23 Januari 2026\2\2\1.jpg
BUPATI Tapin H Yamani saat membuka kegiatan advokasi dan rakor evaluasi PUG di Aula Bappelitbang, beberapa waktu lalu. (Foto:mb/her)

RANTAU – Bupati Tapin H Yamani bersama Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani menghadiri kegiatan advokasi sekaligus rapat koordinasi (rakor) evaluasi Pengarus Utamaan Gender (PUG) bersama lintas sektor terkait di Aula Bappelitbang, awal pekan lalu.

Bupati Tapin H Yamani menyampaikan terima kasih kepada narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang telah berkenan meluangkan waktu untuk menjadi narasumber pada rakor tersebut.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\23 Januari 2026\2\2\Dewan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Banjir.jpg

Dewan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Banjir

22 Januari 2026
G:\2026\Januari\23 Januari 2026\2\2\2.jpg

Siwas Polres Tabalong Gelar Supervisi

22 Januari 2026

Ia mengatakan, PUG bukan sekadar isu perempuan, melainkan strategi pembangunan yang bertujuan agar semua kelompok baik laki-laki maupun perempuan memperoleh akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat yang setara dari hasil pembangunan.

Hal ini sejalan dengan amanat undang-undang, kebijakan nasional, serta komitmen Pemerintah Kabupaten Tapin dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Menruutnya, kegiatan ini penting untuk memperkuat komitmen perangkat daerah dalam mengevaluasi pelaksanaan PUG serta meningkatkan kapasitas aparatur, sekaligus menjawab berbagai tantangan yang masih perlu diperbaiki bersama.

“Keberhasilan PUG tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan memerlukan sinergi, koordinasi, dan komitmen lintas sektor dengan tindaklanjut nyata dalam program dan kegiatan,” ujarnya.

H Yamani pun berharap seluruh pemangku kepentingan bersama-sama mendorong terwujudnya kesetaraan gender, memandang PUG sebagai instrumen strategis peningkatan kualitas kebijakan dan pelayanan publik, serta menumbuhkan tata kelola pemerintahan yang responsif gender Tapin.

“Mari kita jadikan proses yang telah dilaksanakan ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama demi mewujudkan pembangunan yang setara, adil, dan menjangkau semua kelompok masyarakat,” pungkasnya. her

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper