Mata Banua Online
Kamis, Januari 22, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Gerindra Bahas Nasib Bupati Sudewo Usai Jadi Tersangka

by Mata Banua
21 Januari 2026
in Headlines
0

 

BUPATI Pati, Sudewo yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

JAKARTA – Mahkamah Partai Gerindra disebut segera menggelar rapat untuk membahas nasib Bupati Pati, Sudewo usai terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK dalam kasus dugaan jual beli jabatan, Senin (19/1).

Berita Lainnya

Petugas Haji dari TNI dan Polri Naik Drastis

Petugas Haji dari TNI dan Polri Naik Drastis

21 Januari 2026
657 Ribu Siswa dan 56 Ribu Guru Jadi Korban Banjir Sumatra

657 Ribu Siswa dan 56 Ribu Guru Jadi Korban Banjir Sumatra

21 Januari 2026

“Kami partai sedang mengadakan rapat di Mahkamah Kehormatan Partai. Ya kita tunggu aja hasilnya,” ujar Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad di kompleks parlemen, Rabu (21/1), seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Dasco mengatakan Partai Gerindra menghormati proses hukum yang dilakukan KPK terhadap kadernya. Di sisi lain, partai, kata dia, terus mengingatkan kepada semua kader yang menduduki jabatan publik agar berhati-hati dan mawas diri.

Oleh karenanya, Dasco mengaku sangat menyesalkan kasus yang menjerat Sudewo. Dia pun meminta yang bersangkutan menjalani proses hukum dengan baik.

“Sehingga apa yang kemudian dilakukan dan terjadi itu sangat kami sesalkan. Dan tentunya kami silakan ikuti proses hukum yang pada saat ini sedang berlaku,” katanya.

KPK telah resmi menetapkan Bupati Pati periode 2025-2030 Sudewo sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa.

Kasus ini dibongkar KPK lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan beberapa waktu lalu, di mana sebanyak 8 orang termasuk Sudewo ditangkap. Dalam operasi senyap itu turut disita uang sejumlah Rp2,6 miliar.

“Tim KPK mengamankan sejumlah 8 orang yang dibawa dari Pati ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Selasa (20/1) malam. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper