Mata Banua Online
Rabu, Januari 21, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Toprak Razgatlioglu Disambut bak Pahlawan di Jakarta

by Mata Banua
20 Januari 2026
in Olahraga
0
G:\2026\Januari\21 Januari 2026\9\9\Toprak.jpg
Toprak Razgatlioglu (kiri) bertekad mengubah gaya membalap di MotoGP 2026. (Foto:mb/Tangkapan layar instagram @pramacracing)

Jakarta – Pembalap Pramac Yamaha yang juga juara World Superbike (WSBK) 2025 Toprak Razgatlioglu disambut bak pahlawan saat berkunjung ke Jakarta pada Selasa (20/1).

Toprak berkunjung ke SMKN 39 Jakarta pada Selasa pagi. Kehadiran pembalap MotoGP asal Turki itu disambut dengan meriah oleh para pelajar di sekolah itu.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\21 Januari 2026\9\9\Master.jpg

Tekuk Atlet Unggulan, Janice Tjen Lolos Babak 2

20 Januari 2026
G:\2026\Januari\21 Januari 2026\9\9\debut.jpg

Raymond/Joaquin Melaju ke 16 Besar Indonesia Masters

20 Januari 2026

Kedatangan Toprak ke Indonesia berkaitan dengan rencana peluncuran tim pabrikan Yamaha untuk MotoGP 2026 di Jakarta, Rabu (21/1).

Toprak yang merupakan juara WSBK tiga kali hadir pada momen tersebut. Kedatangan Toprak tidak lain karena jadwal yang berdekatan dengan tes shakedown di Sirkuit Sepang, 29-31 Januari nanti. Setelah shakedown test, uji coba resmi MotoGP berlanjut ke tes Sepang pada 3-5 Februari.

Kehadiran Toprak jadi magnet bagi siswa dan siswi pelajar SMKN 39 Jakarta. Begitu memasuki lingkungan sekolah, sorak-sorai kepada Toprak diberikan para pelajar.

Pembalap 29 tahun itu juga menyempatkan diri menyapa dan memberikan tanda tangan kepada para pelajar. Tidak lupa, Toprak menunjukkan kemampuan freestyle di sekolah tersebut, mulai dari wheelie hingga burn out.

Dikutip dari Crash, jelang MotoGP 2026 Toprak sudah melakoni sejumlah persiapan, termasuk mengubah cara membalap.

“Ya, mungkin saya perlu mengubah beberapa gaya berkendara karena motor MotoGP benar-benar berbeda dari Superbike,” ucap Toprak.

“Karena dengan Superbike, saya lebih banyak melakukan stop-and-go. Tetapi di MotoGP, kecepatan menikung lebih cepat daripada Superbike.”

Toprak mengaku saat ini masih dalam proses adaptasi dengan motor MotoGP. Perubahan gaya membalap ini dibutuhkan Toprak demi mendapatkan hasil terbaik di level elite balap motor tersebut.

Selain Toprak, sejumlah pembalap Indonesia binaan Yamaha juga hadir dalam kegiatan tersebut, seperti Candra Hermawan, Arai Agaska, Muhammad Faerozi Toreqotullah, dan Wahyu Nugroho. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper