Mata Banua Online
Rabu, Januari 21, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Atasi Daerah Lemah Sinyal, Tabalong Kunjungi Komdigi

by Mata Banua
20 Januari 2026
in Indonesiana, Tabalong
0
G:\2026\Januari\21 Januari 2026\2\2\Atasi Daerah Lemah Sinyal, Tabalong Kunjungi Komdigi.jpg
WABUP Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf didampingi Kadiskominfo Eddy Suriyani saat mengunjungi Komdigi RI di Jakarta, Senin (19/1).(foto:mb/ist)

TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong berkomitmen mengatasi daerah lemah sinyal guna mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Adapun langkah dari Pemkab Tabalong untuk menuntaskan hal tersebut, salah satunya dengan menjalin koordinasi langsung ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI di Jakarta, Senin (19/1).

Berita Lainnya

Pemkab Tabalong Gelar Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas

Pemkab Tabalong Gelar Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas

20 Januari 2026
G:\2026\Januari\21 Januari 2026\9\9\Bukti.jpg

Bukti RI Dipercaya Gelar Turnamen Dunia

20 Januari 2026

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penuntasan daerah lemah sinyal dan Blank Spot yang masih terdapat di sejumlah wilayah Bumi Sarabakawa.

Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Eddy Suriyani dan jajaran kominfo.

Adapun rombongan pemkab ini disambut Staf Khusus Menteri bidang Komunikasi dan Politik Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, serta Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan lnformatika (BAKTI).

Dalam pertemuan tersebut dilakukan pencocokan data daerah lemah sinyal antara diskominfo dan komdigi, hasilnya terdapat 36 zona lemah sinyal di Tabalong.

Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, akses informasi masyarakat, serta pengembangan ekonomi daerah.

Wabup Taufani pun berharap desa di Tabalong yang masih lemah sinyal bisa menjadi pertimbangan bagi komdigi agar segera ditindaklanjuti.

“Semoga desa-desa usulan kami dapat ditindaklanjuti dan dilakukan penguatan Bandwidth bagi tujuh tower BTS yang sudah dibangun oleh BAKTI 2017 lalu,” harapnya.

Sementara, Kadiskominfo Eddy Suriyani mengungkapkan, pihak komdigi telah berjanji akan menambah Bandiwdth untuk tower BTS BAKTI yang sudah ada di Tabalong.

Eddy menambahkan, setidaknya ada sekitar 15 desa yang sudah diusulkan pada pertemuan tersebut agar dibangunkan tower BTS yang baru. “Agar ke depannya konektifitas di daerah terpencil dan terluar juga mendapatkan akses telekomunikasi 4G dan internet yang baik,” pungkasnya. yan

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper