
BANJARMASIN – Ķetua DPRD Provinsi Kaĺsel H Supian HK mengapresiasi tuntutan BEM se-Kalsel, salah satunya terkait pilkada. Hal ini disampaikannya beserta unsur pimpinan saat hadir pada pertemuan DPRD Kalsel dan BEM se-Kalsel, Senin (19/1).
“Poin pertama, yaitu persoalan banjir dan juga kebakaran yang memang harus kita waspadai bersama. Kemudian untuk poin kedua yang menyangkut pilkada langsung, tadi mahasiswa juga menegaskan kepala daerah harus kembali dipilih langsung oleh rakyat, kami sepakat dengan hal tersebut,” ujarnya.
Sementara untuk poin ketiga yang berkaitan dengan wisata Gunung Meratus, ia sependapat apabila kebijakan tersebut berpotensi merugikan rakyat, maka aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa patut di apresiasi.
“Tuntutan mereka sangat baik dan konstruktif. Insha Allah pada 23 hingga 24 Januari ini hal tersebut akan kami sampaikan lebih lanjut. Tadi kami juga meminta agar adik-adik mahasiswa melengkapi dokumentasi, sebagaimana prosedur yang biasa dilakukan,” jelasnya.
Terkait kemungkinan adanya tambahan atau dinamika dalam pembahasan, Supian HK menilai itu hal yang wajar. Perbedaan pendapat dan proses yang alot adalah sesuatu yang biasa dalam demokrasi.
Menurutnya, sebagai orang yang lebih tua, sudah merupakan tugasnya untuk menyudahi dan menengahi serta membina generasi muda.
“Karena mereka lah yang kelak akan menggantikan kami sebagai pemimpin-pemimpin masa depan, seperti adik kita yang saat ini menjabat sebagai wakil rakyat. Pro dan kontra serta perbedaan pandangan dari berbagai segmen adalah hal yang lumrah, yang terpenting bagaimana kita menjadi jembatan yang menyatukan, bukan seperti gunting yang memisahkan apalagi sampai merusak persatuan,” pungkasnya. rds

