
BANJARBARU – Sekretariat DPRD Kota Banjarbaru menggelar sosialisasi pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2026 dengan fokus pemanfaatan E-Katalog versi 6 terintegrasi ekosistem Inaproc.
Sosialisasi yang dipimpin Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Sekretariat DPRD Azahari diikuti pegawai dari setiap bagian lingkup sekretariat di Ruang Intan Utama gedung DPRD Kota Banjarbaru, Senin.
“Melalui sosialisasi ini, seluruh bagian di lingkup sekretariat dewan didorong agar tahun anggaran 2026 pengadaan barang dan jasa dapat dilaksanakan semaksimal mungkin melalui E-Katalog,” ujar Azahari.
Azahari menegaskan, pengadaan barang dan jasa di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Banjarbaru mulai tahun anggaran 2026 diarahkan untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan E-Katalog.
Menurutnya, penggunaan sistem berbasis teknologi informasi tersebut mempercepat proses pengadaan, meningkatkan akuntabilitas, serta meminimalkan potensi kesalahan administrasi.
“Sistem ini telah disiapkan pemerintah untuk memberikan kemudahan, kepastian harga, serta transparansi dalam setiap tahapan pengadaan sehingga kami siap menjalankannya sesuai ketentuan,” ucap Azahari.
Nara sumber sosialisasi dari Pejabat Pengadaan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkot Banjarbaru Heri Yuwandi memaparkan mekanisme serta kebijakan pengadaan barang dan jasa melalui sistem elektronik.
Nara sumber menjelaskan berbagai pembaruan pada E-Katalog versi 6 dalam ekosistem Inaproc, antara lain kemudahan akses, peningkatan transparansi proses, serta efisiensi waktu dan biaya pengadaan.
“Kami sudah menyampaikan kepada peserta mengenai tata cara pemilihan penyedia, alur transaksi, serta ketentuan yang harus dipatuhi sesuai regulasi yang berlaku sehingga semua berjalan sesuai aturan,” katanya. ant

