Mata Banua Online
Selasa, Januari 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bulog Sebut Beras Satu Harga Cuma untuk SPHP

by Mata Banua
13 Januari 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
G:\2026\Januari\14 Januari 2026\7\7\master 7.jpg
HARGA BERAS SPHP – Pemerintah akan menerapkan skema beras satu harga eceran tertinggi (HET) pada 2026, namun hanya berlaku untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bukan jenis premium yang diproduksi swasta. Beras SPHP akan dijual ke pengecer dari gudang Bulog seharga Rp11 ribu per kilogram (kg). Namun, pengecer tetap menjualnya dengan harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp12.500 per kg.(foto:mb/ant)

JAKARTA – Direktur Umum Perum Bu­log Ahmad Rizal Ramdhani menekankan be­ras satu harga di seluruh Indonesia hanya ber­laku untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bukan jenis pre­mium yang diproduksi swasta.

Rizal menjelaskan beras SPHP tersebut akan dijual ke pengecer dari gudang Bulog se­harga Rp11 ribu per kilogram (kg). Na­mun, pengecer tetap menjualnya dengan har­ga eceran tertinggi (HET), yakni Rp12.500 per kg.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\14 Januari 2026\7\7\hal 7 - 2 klm (KIRI).jpg

Harga Beras hingga Bawang Turun, Daging Naik

13 Januari 2026
G:\2026\Januari\14 Januari 2026\7\7\hal 7 - 2 klm Bawah).jpg

Percepatan Panen Berisiko Turunkan Kualitas Beras

13 Januari 2026

“Kami sudah menghitung dengan staf-staf kami bahwa untuk merencanakan beras sat­u harga dari Sabang sampai Merauke ada­lah beras SPHP, bukan beras premium,” ujar Rizal usai rapat koordinasi terbatas di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pa­ng­an, Jakarta Pusat.

Ia juga memastikn harga penjualan dari gu­dang sudah termasuk margin 7 persen yang telah disetujui. “Sudah, itu keluar gu­da­ng, keluar gudang itu dari Gudang bulog, ja­di konsumen atau mohon maaf para pe­ng­ecer itu mendapat keuntungan Rp1.500 (per kg),” jawab Rizal.

Dalam rapat tersebut, sambung Rizal, pe­merintah juga dukungan dana tambahan un­tuk Bulog sebesar Rp39,1 triliun melalui ske­ma pinjaman Operator Investasi Pe­me­rin­tah (OIP). Angka tersebut untuk men­du­kung pengadaan cadangan pangan pe­me­rintah (CPP) sebanyak 4 juta ton beras dan 1 juta ton jagung.

“Terkait dengan kesepakatan dari hasil ra­kortas (rapat koordinasi terbatas) adalah du­kungan tambahan dana bulog untuk pe­ng­adaan beras 4 juta ton, dan 1 juta ton ja­gung itu mendapat dukungan Rp39,1T de­ng­an skema pinjaman OIP dengan bunga endah,” bebernya.

Saat dikonfirmasi terkait waktu pen­e­rap­an program beras satu harga, Rizal men­yampaikan akan hal tersebut akan dibahas le­bih lanjut dengan pihak-pihak terkait.

Kendati demikian, ia menjelaskan hal ter­sebut telah disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Bi­dang Pangan Zulkifli Hasan, dan Menteri Per­tanian Amran Sulaiman.

“Tapi pada dasarnya Bapak Presiden (Prabowo Subianto) setuju, Bapak Menko (Zulkifli Hasan) setuju, Bapak Menteri Per­tanian (Amran Sulaiman) setuju konsep ter­se­but. Nanti tinggal kita tinggal mengarah me­nunggu marginnya, kan belum turun nih, du­itnya kan untuk subsidi silangnya kan be­lum bisa, kan tunggu anggarannya dulu, loh,” jelas Rizal. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper