
BANJARMASIN – Amartha Financial (Amartha), perusahaan tekfin penyedia layanan keuangan digital bagi UMKM perempuan di desa, menggelar kompetisi memasa kuliner khas lokal di wilayah Kalimantan.
Kegiatan bertajuk “Cerita Rasa” ini menjadi kompetisi memasak pertama yang diinisiasi Amartha sebagai bagian dari upaya merawat pangan lokal sekaligus memperkuat peran UMKM dalam mendorong ekonomi daerah.
Dengan melibatkan lebih dari 1.000 ibu mitra UMKM binaan Amartha di berbagai daerah, rangkaian kompetisi ini mengangkat 81 cerita rasa yang tumbuh dari dapur-dapur rumah tangga.
Pada tahap awal, ibu mitra UMKM yang telah diseleksi membentuk kelompok untuk memasak dan mewakili tingkat regional.
Mengangkat tema pangan lokal Kalimantan, kompetisi ini menyoroti kuliner yang tumbuh selaras dengan alam, di mana hutan menjadi sumber utama bahan pangan.
Hasil hutan, sayuran musiman, dan rempah loal diolah menjadi hidangan segar untuk kebutuhan sehari-hari, ini mencerminkan pola pangan yang dekat dengan alam dan berkelanjutan.
Menurut Julie Fauzie, Chief Funding Officer Amartha,
lewat program Cerita Rasa, Amartha ingin memastikan pangan lokal yang sederhana tetap bermakna menjadi bagian dari kehidupan, penghidupan, dan harapan bagi keluarga serta komunitas.
Kompetisi “Cerita Rasa” di Kalimantan mempertemukan lima kelompok ibu mitra UMKM dari berbagai wilayah, mulai dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Selatan dan Timur.
Dari proses seleksi tersebut, kelompok ibu mitra asal Banjarmasin Barat, Tengah dan Selatan terpilih sebagai pemenang regional melalui sajian kuliner khas Kalimantan meliputi ketupat kandangan, ikan patin beetup, tumis pakis pedas, iwak haruan, dan oseng rimis yang dinilai paling kuat merepresentasikan kekayaan pangan lokal beserta cerita di baliknya. ris/mb06

