
Aryna Sabalenka mencium trofi Brisbane International usai mengalahkan petenis Ukraina Marta Kostyuk pada babak final WTA 500 Brisbane di Brisbane, Australia, Minggu (11/1).( Foto:mb/WTA)
Jakarta – Aryna Sabalenka mematahkan Marta Kostyuk 6-4, 6-3 dalam waktu 1 jam 18 menit di Pat Rafter Arena untuk mempertahankan gelar juara Brisbane International yang juga trofi ke-22 dalam kariernya, Minggu.
“Saya ucapkan selamat kepada Marta dan timnya atas awal musim yang luar biasa,” kata Sabalenka saat penyerahan trofi seperti dikutip WTA.
Gelar WTA 500 Brisbane keduanya adalah trofi juara kelimanya di Australia dan yang ke-22 dalam kariernya, melampaui Victoria Azarenka tapi masih di bawah Venus Williams dan Iga Swiatek.
Sabalenka mengangkat trofi tanpa kehilangan satu set pun sepanjang pekan, meskipun Kostyuk berusaha keras mengubahnya di final.
Keduanya menampilkan permainan tingkat tinggi sepanjang pekan. Sabalenka menyingkirkan Madison Keys dan Karolina Muchova sebelum mengalahkan Kostyuk.
Sementara Kostyuk menyisihkan Amanda Anisimova, Mirra Andreeva, dan kemudian Jessica Pegula sebelum kalah dalam final.
Dia gagal memenangkan trofi pertamanya sejak 2023 karena Sabalenka langsung menyerang sejak awal laga.
Sabalenka langsung memimpin 2-0 dan berhasil memanfaatkan break point keempatnya.
Setelah tertinggal 0-3, Kostyuk bangkit untuk memenangi tiga gim berturut-turut guna menyamakan kedudukan 3-3.
Kedudukan tetap imbang hingga gim ke-10, ketika celah kecil Kostyuk dimanfaatkan betul oleh Sabalenka.
Peringkat 1 dunia itu kembali mematahkan servis lawan untuk memenangi set pertama, menyelesaikan set tersebut dengan memenangi 100 persen poin dari servis pertamanya.
Pada set kedua, Sabalenka menunjukkan alasan ia menjadi salah satu petenis unggulan terbaik dengan melesa 2-0 dan kemudian 3-0.
Kali ini, Kostyuk tidak dapat berbuat banyak. Sabalenka mengakhiri servisnya untuk unggul 4-1, kemudian menyelesaikan pertandingan dengan meyakinkan beberapa gim kemudian.
Meskipun ia tidak bisa mempertahankan servis yang sempurna, Sabalenka masih memenangi 81 persen poin dari servis pertamanya dan hanya menghadapi tiga break point, hanya kalah satu.
Sementara itu, ia berhasil mengkonversi tiga dari delapan peluang break.
Dengan gelar pertamanya pada 2026, Sabalenka kini mengalihkan perhatian ke Australian Open ketika tahun lalu dia menjadi runner up karena kalah melwan Keys dalam final.
Ia akan masuk sebagai unggulan utama saat mengejar trofi juara yang ketiganya di Melbourne. ant
Arsip foto – Pebasket Cleveland Cavaliers Donovan Mitchell (45) memasukkan bola ke keranjang dalam pertandingan lanjutan NBA di Rocket Mortgage FieldHouse, Ohio, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.(foto:mb/web)
Jakarta – Cleveland Cavaliers memutus rentetan kemenangan Minnesota Timberwolves dengan skor 146-134 dalam lanjutan NBA di Rocket Mortgage FieldHouse, Cleveland, Minggu, setelah tampil dominan pada paruh kedua pertandingan.
Berdasarkan data di laman resmi NBA, Donovan Mitchell mencetak 28 poin, termasuk empat tembakan tiga angka, untuk memimpin Cavaliers mengendalikan permainan seusai turun minum sekaligus memutus laju empat kemenangan beruntun Timberwolves.
Kemenangan tersebut ditopang kontribusi kolektif Cleveland, dengan lima pemain mencetak sedikitnya 20 poin. Evan Mobley menyumbang 24 poin, Jaylon Tyson mencetak 23 poin dari bangku cadangan, dan Darius Garland menambahkan 22 poin.
Sam Merrill turut mencetak 20 poin dan menorehkan rekor klub dengan mencatat setidaknya lima tembakan tiga angka dalam empat pertandingan beruntun. Capaian lima pemain mencetak minimal 20 poin ini menjadi yang kedua dalam sejarah klub Cavaliers.
Menurut data Sportradar, kali terakhir Cleveland mencatat lima pemain dengan 20 poin atau lebih terjadi pada 14 Maret 1972 saat menghadapi Baltimore Bullets. Total 146 poin juga menjadi raihan keempat tertinggi Cavaliers dalam pertandingan reguler.
Cleveland tampil sangat efisien dengan memasukkan 55 dari 92 percobaan tembakan atau akurasi 59,2 persen, tertinggi mereka musim ini. Dari luar garis tiga angka, Cavaliers mencatatkan 15 tembakan masuk dari 31 percobaan.
Di sisi Minnesota, Anthony Edwards dan Naz Reid masing-masing mencetak 25 poin, sementara Julius Randle menambahkan 20 poin. Meski kalah, Timberwolves juga mencatatkan persentase tembakan terbaik musim ini dengan 57,3 persen dari permainan terbuka.
Cavaliers sempat tertinggal 63-65 saat turun minum sebelum melesat lewat laju 12-0 dalam rentang 2 menit 18 detik pada pertengahan kuarter ketiga. Dua tembakan tiga angka Merrill dan dua dunk Mobley menjadi pemicu kebangkitan tuan rumah.
Jarrett Allen menyempurnakan momentum tersebut dengan floating jumper yang membawa Cleveland unggul 82-73 dengan enam menit tersisa di kuarter ketiga. Allen menutup laga dengan 16 poin, menandai kali ke-11 musim ini seluruh starter Cavaliers mencetak dua digit angka.
Pada kuarter pertama, pertandingan berjalan ketat dengan 10 kali pergantian keunggulan dan satu skor imbang sebelum Minnesota menjauh 47-35. Namun, Cavaliers perlahan memangkas jarak di akhir paruh pertama dan tampil agresif pada dua kuarter terakhir.
Selanjutnya, Timberwolves dijadwalkan menjamu San Antonio Spurs pada Senin (12/1), sementara Cleveland Cavaliers akan kembali bermain di kandang untuk menghadapi Utah Jazz pada Selasa (13/1). ant

