
MARABAHAN – Warga Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala (Batola), mengharapkan bantuan sembako dari pemerintah. Apalagi banjir yang sudah selama satu bulan, belum surut atau masih menggenangi jalan – jalan di wilayah mereka.
Seperti Jalan di Komplek Lily Permata Indah, Kelurahan Handil Bakti, komplek jalan komplek di Desa Tatah Mesjid, jalan komplek di Desa Semangat Dalam dan jalan komplek Desa Semangat Bakti, Desa lainnya di Kecamatan Alalak, Batola.
Warga terdampak banjir berharap ada bantuan dari pihak terkait, khususnya pemerintah daerah, jangan terus mendata jumlah rumah atau jalan yang tergenang air.
Ketinggian air di jalan Komplek Lily Permata Indah saja, naik sudah setinggi 50 sampai 70 senti dan bila air bertambah pasang, capai satu meter, ada belasan rumah warga pastinya kemasukan air.
Warga memang masih bertahan dan tidak mengungsi, dikarenakan air belum masuk rumah, tetapi bila pasang tambah naik sekitar belasan senti rumah akan kemasukan air.
“Sudah selama hampir satu bulan disini banjir yang dilalui hanya bentangan air sedalam 50 sampai 70 senti meter, kami masih bertahan, bila pasang lagi rumah kami terendam,” ucap warga Komplek Lily permata Indah.
Masih banyak warga tetap bertahan di rumahnya. Namun ada sebagian warga yang mengungsi, Kamis (7/1). Warga terpaksa jalan kaki sepanjang hampir satu kilometer, jalan di jalan sedalam 50 sampai 70 senti meter.
“Kalau setiap hari mas aktivitas sepeti ini, kalau mau pergi dengan jalan kaki menerjang air, cape juga, syukurnya tidak sakit, selama ini belum bantuan sembako datang,” tambah Rahmat dengan seulas senyum kekecewaan.
Kabar kami terima ada bantuan korban banjir dari pemerintah, dinanti nanti selama hampir satu bulan ini tidak ada juga. “Banjir ini juga berakibat banyak motor warga yang rusak, karena dipaksa terjang banjir, berjalan kaki di air sejuah itu ada sebagian yang tak sanggup dan sakit,” tutur warga ainnya.
Semoga ada bantuan sembako dari pemerintah. “Warga disini banyak tidak mengungsi memilih bertahan di rumah, karena masih bisa ditinggali, kami keluhkan belasan tahun jalan tidak pernah di lakukan perbaikan oleh Pemkab Batola.
Pantauan awak media, kondisi jalan di Komplek Lily Permata Indah, Kelurahan Handil Bakti, Alalak Batola cukup memprihatinkan, kondisi banjir cukup tinggi sedalam 50 sampai 70 senti.
Warga yang keluar lalu lalang dengan berjalan kaki, karena airnya banjirnya cukup tinggi.
Warga juga mengeluhkan, tidak ada satu pun dari aparat Desa, atau pun pihak Kelurahan atau pun dari Kecamatan yang melakukan pengecekan di lokasi jalan atau komplek yang terendam banjir, dengan ketinggian air cukup tinggi. sam

