BANJARMASIN – Selama dua hari pencarian intensif, remaja bernama Husni (14) yang tenggelam akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Husni yang dilaporkan tenggelam di sungai sewaktu mandi dan bermain di Sungai Martapura, Jalan Rahayu Komplek Gardu Mekar Indah RT 14 RW 01 Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Korban tenggelam pada Senin (5/1) sore sekitar pukul 17.20 Wita, Husni ditemukan relawan water rescue gabungan dan Satpolairud Polresta Banjarmasin kemarin, sekitar pukul 05.50 Wita.
Husni ditemukan tidak jauh titik tenggelam di koordinat 3°18’56.4?S 114°37’12.9?E. Oleh keluarga, jenazah usai dievakuasi, dibawa ke rumah duka di Jalan Pengambangan RT 06 RW 01, Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.
“Iya korban tenggelam sudah ditemukan, dibawa ke rumah duka menggunakan mobil PMI Kota Banjarmasin,” ucap emergency.
Kasat Polair Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, menjelaskan keluarga korban menolak dilakukan visum dan autopsi, mereka merelakan kepergiannya.
“Keluarganya membuat surat pernyataan yang mana korban dibawa ke rumah duka, tidak divisum dan autopsi,” ucap Kompol Dafing Kalbu Adie.
Pemberitaan sebelumnya, tubuh Husni sempat di proses pencarian melibatkan relawan, SAR dan Satpolairud, pencarian menggunakan peralatan waterproof rescue. Penyisiran sungai juga dilakukan selama dua hari.
Keterangan saksi Arya (15) saksi Muhammad Faisal (14), korban berenang dan bermain “Tenggelam-tenggelaman”. Naas niat bercanda dan menyelam dan tenggelam.
Temannya meminta korban tidak melewati batas aman patokan tiang bambu yang dibuat warga. Bermain tengelam di air, satu berpura-pura tenggelam, korban masuk ke air dan tidak muncul ke permukaan.
Orang tua korban, Supian (50), memberitahu emergency dan Satpolair Polresta Banjarmasin untuk dilakukan pencarian. sam/ani

