Mata Banua Online
Sabtu, Januari 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

PMI Balangan Gerak Cepat Salurkan Bantuan Banjir

by Mata Banua
8 Januari 2026
in Balangan
0

 

BANTUAN LOGISTIK-Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Balangan bergerak taktis menjemput bantuan logistik ke Gudang PMI Regional Kalimantan di Landasan Ulin Utara, Banjarbaru untuk kemudian disalurkan ke Desa Raranum dan Binuang Santang. (foto:mb/ist)

PARINGIN-Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Balangan bergerak cepat menjemput bantuan logistik ke Gudang PMI Regional Kalimantan di Landasan Ulin Utara, Banjarbaru, Selasa (6/1/2025), untuk mempercepat pemulihan warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi dan Halong.

Berita Lainnya

Pemkab Balangan Matangkan Persiapan Kunjungan Wapres Gibran

Pemkab Balangan Matangkan Persiapan Kunjungan Wapres Gibran

7 Januari 2026
Disdikbud Siapkan Seragam dan Perbaikan Sekolah Pascabanjir

Disdikbud Siapkan Seragam dan Perbaikan Sekolah Pascabanjir

6 Januari 2026

Pengambilan bantuan dilakukan oleh Sekretaris PMI Balangan, Herry Rusandi, didampingi Kepala Bidang Humas Organisasi, Edy Junaidi. Bantuan yang berhasil diangkut meliputi 50 paket family kit, 50 paket hygiene kit, dan 50 lembar matras.

Ketua PMI Kabupaten Balangan, H. Nasai, mengatakan bantuan tersebut akan segera disalurkan ke Desa Raranum di Kecamatan Tebing Tinggi dan Desa Binuang Santang di Kecamatan Halong.

Menurutnya, jumlah bantuan yang diterima masing-masing desa akan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan agar pendistribusian tepat sasaran.

“Bantuan akan disalurkan oleh relawan melalui program Dukungan Psikososial (PSP). Pembagiannya disesuaikan tingkat kerawanan dan kebutuhan warga,” ujar H. Nasai.

Sementara itu, bantuan berupa 50 paket cleaning set belum dapat diangkut, karena keterbatasan kapasitas kendaraan.

“Cleaning set akan diambil menyusul. Saat in, warga terdampak banjir sudah mulai melakukan pembersihan rumah secara mandiri,” kata Herry Rusandi.

Untuk memastikan penyaluran berjalan optimal, Kepala Markas PMI Balangan, Williyadi, bersama Kepala Bidang Relawan, Zakaria, akan memimpin langsung tim ke lokasi terdampak guna memastikan bantuan dan pendampingan psikososial tepat sasaran.

Aksi cepat PMI Balangan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar pascabencana.

Sebelumnya, Data Pusdalops BPBD Balangan mencatat sebanyak 34 desa terdampak selama periode 27 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Dampak bencana tersebut dirasakan oleh ribuan warga di berbagai wilayah. Total tercatat sebanyak 4.289 kepala keluarga dengan jumlah 13.825 jiwa terdampak.

Enam kecamatan yang terdampak meliputi Awayan, Tebing Tinggi, Halong, Juai, Paringin Selatan, dan Lampihong. Sebaran dampak bencana terjadi dengan tingkat kerusakan yang bervariasi di masing-masing wilayah.

Secara keseluruhan, dampak kerusakan rumah warga terdiri dari 210 rumah rusak ringan, 189 rumah rusak sedang, dan 48 rumah rusak berat. Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak akibat bencana tersebut.

Fasilitas yang terdampak meliputi 13 bangunan kantor, 30 fasilitas pendidikan, satu fasilitas kesehatan, satu fasilitas lainnya, serta 44 tempat ibadah. Infrastruktur yang mengalami kerusakan mencakup jalan sepanjang empat kilometer dan sembilan unit jembatan.

Kecamatan Tebing Tinggi menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. Tercatat sebanyak 1.328 rumah terdampak dengan rincian 210 rumah rusak ringan, 189 rumah rusak sedang, dan 41 rumah rusak berat. Jumlah kepala keluarga terdampak di Kecamatan Tebing Tinggi tercatat sebanyak 1.328. Total jiwa terdampak di wilayah tersebut mencapai 4.461 orang.

Di Kecamatan Halong, bencana berdampak pada 747 rumah dengan tujuh rumah mengalami kerusakan berat. Jumlah kepala keluarga terdampak tercatat sebanyak 749 dengan total 2.445 jiwa.

Sementara itu, di Kecamatan Awayan tercatat sebanyak 1.515 rumah terdampak. Jumlah kepala keluarga terdampak di wilayah ini mencapai 1.515 dengan total 1.473 jiwa.

Kerusakan infrastruktur di Kecamatan Awayan meliputi jalan raya sepanjang 3,5 kilometer. Selain itu, sejumlah fasilitas umum lainnya juga turut terdampak.

Data Pusdalops BPBD Balangan juga mencatat dampak di Kecamatan Juai sebanyak 482 rumah terdampak. Kecamatan Paringin Selatan tercatat 121 rumah terdampak dan Kecamatan Lampihong sebanyak 81 rumah terdampak.{[rel/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper