
JAKARTA – Harga komoditas pangan strategis mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Cabai dan telur menjadi dua komoditas yang paling mencuri perhatian, khususnya menjelang Lebaran.
Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia serta Panel Harga Badan Pagan Nasional (Bapanas), Kamis, harga cabai dan telur hari ini tercatat lebih ting_gi dibandingkan harga rata-rata pada akhir tahun 2025.
Sebagai gambaran, pada akhir tahun 2025 harga cabai dan telur masih berada pada level yang relatif stabil. Harga cabai merah keriting tercatat sebesar Rp31.028 per kilogram, sedangkan cabai merah besar berada di kisaran Rp24.167 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam tercatat Rp33.000 per kilogram.
Mengacu pada data PIHPS Nasional yang dilansir di Jakarta pada Kamis pukul 10.15 WIB, harga cabai mengalami kenaikan cukup tajam. Cabai rawit merah tercatat mencapai Rp53.900 per kilogram. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga cabai pada akhir 2025.
Selain itu, harga cabai merah besar kini berada di level Rp39.600 per kilogram, sementara cabai merah keriting mencapai Rp40.850 per kilogram. Cabai rawit hijau bahkan menyentuh harga Rp57.550 per kilogram.
Kenaikan harga cabai ini menjadi sorotan utama karena hampir seluruhjenis cabai mengalami lonjakan secara bersamaan.
Untuk komoditas telur, PIHPS mencatat harga telur ayam ras sebesar Rp32.750 per kilogram. Meski secara nominal terlihat sedikit lebih rendah dibandingkan akhir 2025, harga telur masih tergolong tinggi dan fluktuatif di pasaran.
Sementara itu, data dari Panel Harga Badan Pangan Nasional per 1 Desember 2025 menunjukkan dinamika harga cabai yang semakin menegaskan tren kenaikan. bisn/mb06

