
Jakarta Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuja Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari lolos ke quarterfinal Malaysia Open 2026, Kamis (8/1).
Bertandingan di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pasangan tuan rumah Pearly Tan/Thinaah Muralitharan lebih diunggulkan. Namun pasangan Indonesia sama sekali tak gentar.
Febriana/Meilysa memulai pertandingan dengan nyaman. Lima poin beruntung diraih. Setelah dijeda satu poin pasangan tuan rumah, enam poin beruntung kembali diraih.
Dalam kedudukan 11-2, permainan Febrian/Meilysa menurun. Situasi ini dimanfaatkan lawan untuk mengejar ketertinggalan. Benar saja, pasangan Malaysia bisa mengejar jadi 17-17.
Duel sengit dengan saling kejar mengejar poin pun terjadi. Setelah sempat empat kali gim poin, Febriano/Meilysa akhirnya bisa menutup gim pertam dengan kemenangan 26-24.
Seperti gim pertama, empat poin beruntun diraih Febriana/Meilysa. Namun ketika kedudukan 6-2, lawan bisa meraih enam poin beruntung sehingga berbalik unggul, 6-7.
Kejar-kejaran poin pun tak terhindarkan. Dengan dukungan tuan rumah, ganda putri Malaysia ini tampil determinatif. Ini pula yang membuat Febriana/Meilysa sempat tertinggal.
Ya, pasangan peringkat kedua BWF ini sempat berbalik unggul 12-14. Namun, setelah ketertinggalan itu Febriana/Meilysa tampil impresif, cepat, dan mematikan.
Lima poin beruntung diraih Febriana/Meilysa sehingga kedudukan menjadi 19-14. Setelah itu permainan seperti sudah jadi milik pasangan peringkat ke-10 BWF ini.
Akhirnya,lewat permainan cepat, Febriana/Meilysa bisa mengandaskan ganda putri andalan Malaysia dengan kedudukan 21-17. Artinya pula Febriana/Meilysa lolos ke babak delapan besar.
Berikutnya, Febriana/Meilysa akan berhadapan dengan pemenang antara Baek Ha Na/Lee So He asal Korea Selatan atau pasangan Taiwan Hu Ling Fang/Jheng Yu Chieh, Jumat (9/1).
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie melaju ke perempat final Malaysia Open 2026 usai mengalahkan Leong Jun Hao, Kamis (8/1) siang.
Bermain agresif, Leong sempat memimpin 2-6 pada awal permainan. Namun, seolah tersadar, Jonatan bangkit dengan meraih tujuh poin beruntun sehingga berbalik 9-6.
Kenyamanan Jojo, sapaan Jonatan, ini berhenti lewat permainan net yang tipis. Dua pengembalian yang gagal dari Leong membuat Jonatan unggul 11-7 pada interval gim pertama.
Setelah jeda, tunggal putra andalan Malaysia yang menempati peringkat ke-28 BWF, meraih empat poin beruntun. Kedudukan jadi sama 11-11. Namun Jonatan sama sekali tak panik.
Tunggal putra peringkat keempat BWF ini mengajak Leong bermain reli. Jonatan enggan bermain net yang menjadi kelebihan Leong. Kejar-kejaran poin lantas tercipta.
Sempat terjadi challenge dua kali yang berbuah poin, gim pertama akhirnya bisa diselesaikan Jonatan dengan kedudukan 21-19. Perlawanan sengit Leong dibalas Jonatan dengan dingin.
Gim kedua diawali Jonatan yang mengenakan jersi hitam dengan smes keras, tetapi dibalas Leong dengan bola tipuan. Kedudukan 1-1 seolah jadi isyarat duel ini akan berjalan sengit.
Benar saja, kedudukan sama kuat terus terjadi, dari 2-2, 3-3, dan 4-4. Setelah itu dua poin beruntun diraih Leong dan Jonatan tertinggal. Namun Jonatan bisa menyamakan menjadi 7-7.
Situasi sengit terjadi lagi, 8-8 dan 9-9, sebelum akhirnya Jonatan unggul 11-9 saat interval kedua. Sorak-sorak pendukung tuan rumah tak membuat Jonatan tertekan. Ia malah sering tersenyum.
Selepas jeda, poin Jonatan bertambah. Namun, pengembalian yang buru-buru membuat Leong bisa membalas. Kendati begitu Jonatan bisa menjaga selisih dua poin.
Pria 28 tahun ini bahkan bisa memimpin 19-11 atau meraih enam poin beruntun. Situasi ini membuat Leong kehilangan gairah, sehingga Jonatan bisa menutup gim kedua dengan 21-11. web

