
RANTAU – Wakil Bupati Tapin H Juanda membuka kegiatan Advokasi Program Bangga Kencana bersama stakeholder dan mitra kerja dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana di Aula Tamasa, Rabu (7/1).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tapin H Juanda menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh stakeholder dan mitra kerja yang telah berhasil mendukung pelaksanaan program dan rencana di Bumi Ruhui Rahayu.
“Kolaborasi yang telah terbangun selama ini memberikan dampak nyata, khususnya dalam mendukung upaya penurunan stunting di Kabupaten Tapin, karena Program Bangga Kencana merupakan program strategis nasional yang bertujuan membangun keluarga berkualitas melalui pengendalian penduduk, pelayanan keluarga berencana, serta pembangunan keluarga sepanjang siklus kehidupan,” ujarnya.
Ia mengatakan, Program Bangga Kencana berperan penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM). Perencanaan keluarga yang baik berpengaruh langsung terhadap kesehatan ibu dan penurunan atas stunting, serta peningkatan kualitas hidup keluarga.
“Melalui program ini, upaya pencegahan stunting bisa dilakukan dimulai dari pembiasan usia perkawinan bagi remaja, pendampingan calon pengantin, pelayanan pendampingan bagi pasangan usia subur, hingga pendampingan ibu hamil ibu menyusui dan balita,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan Program Bangga Kencana membutuhkan peranan aktif lintas sektoral dan mitra kerja. Sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, tenaga kesehatan, dan organisasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan di lapangan.
Melalui kegiatan advokasi ini, wabup pun mengajak seluruh stakeholder dan mitra kerja untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi dengan integritas tinggi.
“Integrasikan Program Bangga Kencana dalam kebijakan dan kegiatan masing-masing sektor di Kabupaten Tapin. Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tapin berkomitmen mendukung pelaksanaan program bencana secara berkelanjutan melalui kebijakan, koordinasi, dan penguatan lintas sektor,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas PPKB Hj Fauziah menjelaskan, Program Bangga Kencana merupakan program strategis nasional yang bertujuan untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas sehat sejahtera dan berdaya saing.
“Program ini berfokus pada pengendalian penduduk, peningkatan kualitas keluarga, serta pembentukan generasi yang berencana melalui pendekatan siklus kehidupan mulai dari remaja, pasangan usia subur hingga lansia,” ujarnya.
Kegiatan dalam Program Bangga Kencana ini, lanjut dia, meliputi edukasi dan pelayanan Keluarga Berencana (KB), pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, dan pencegahan stunting pendewasaan usia perkawinan.
Ia menyampaikan, program ini juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan lintas sektor agar tujuan pembangunan keluarga dapat tercapai secara berkelanjutan. Kemitraan dalam Program Bangga Kencana merupakan upaya kolaboratif antara pemerintah stakeholder, dunia usaha organisasi masyarakat akademisi, media dan mitra kerja lainnya.
Fauziah menambahkan, kemitraan ini berfungsi untuk memperluas jangkauan program, meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan, serta mengoptimalkan sumber yang dimiliki masing-masing pihak.
“Fungsi utama kegiatan kemitraan, antara lain sebagai sarana sinergi program, dukungan kebijakan dan pendanaan penguatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, serta percepatan pencapaian target Program Bangga Kencana melalui kemitraan yang solid dan berkelanjutan,” pungkasnya. Her

