
RANTAU,- Bupati Tapin H Yamani bersama Wakil Bupati H Juanda, Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, perwakilan Forkopimda dan pimpinan SOPD terkait meninjau langsung lokasi banjir di beberapa titik di Kabupaten Tapin dan sekaligus menyerahkan bantuan logistik, Selasa (06/01/26).
Selain mengunjungi korban banjir di kelurahan raya Belanti di Kecamatan Binuang, Bupati Tapin beserta rombongan juga mengunjungi warga terdampak banjir di desa Sungai Rutas, desa Baulin desa Margasari Hulu di kecamatan Candi Laras Selatan serta mengunjungi desa Margasari Hilir di Kecamatan Candi Laras Utara.
Dalam kesempatan itu H Yamani didampingi Wakil Bupati H Juanda, PJ Sekda H Unda Absori, Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika beserta jajaran, para asisten, staf ahli, pimpinan SOPD terkait, tenaga ahli bupati serta anggota BPBD Tapin.
Turut hadir Camat CLS dan PLT Camat CLU Zaul Rahman SSos, Kabag Hukum, Kepala desa Sungai Rutas, Kepala Dinas LH Ir H Nordin MS, Kepala Dinas PUPR H Yustan Azidin, Kepala Dinas Kesehatan Noor Ifansyah dan PLT Asisten Ekobang H Taufiqurrahman.
Dalam kesempatan itu pula H Yamani menyerahkan bantuan sembako untuk masyarakat korban banjir di Kelurahan Raya Belanti, Desa Sei Rutas, dan di Desa Margasari Hulu dan desa Baulin di kecamatan Candi Laras Utara dan Candi Laras Selatan yang terdampak banjir.
Seperti yang diutarakan Bupati Tapin H Yamani, musibah banjir yang terjadi tentu menjadi perhatian bagi kita semua dalam menanggulanginya.
Untuk itu kita berterima kasih kepada Dinas Sosial, BPBD serta instansi terkait yang telah menyalurkan bantuan logistik untuk korban terdampak banjir. Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan paling tidak dapat sedikit membantu untuk kebutuhan sementara.
Bantuan yang diberikan merupakan wujud dari perhatian Pemerintah Kabupaten Tapin untuk warga yang mengalami musibah bencana. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan para korban banjir rob,” Ujarnya.
Untuk sekolah yang terendam setiap tahun, jika tidak ada bantuan dari pemerintah pusat, maka akan di bangun oleh pemerintah daerah, tambahnya.
Sementara itu dari usulan kepala desa Sei Rutas Masrawan meminta agar ada program peninggian rumah – rumah warga yang terdampak banjir.
“Karena setiap tahun rumah warga kebanjiran, baik program bedah rumah di alihkan untuk meninggikan rumah – rumah warga agar tidak kebanjiran,” Ujarnya.
Sementara itu Bupati Tapin H Yamani akan segerakan mengusulkan permintaan warga kepada dinas terkait, baik Dinas PUPR maupun Perkim untuk segera di tindak lanjuti.
Musibah atau bencana tidak ada seorangpun yang menghendakinya terjadi, namun kita patut bersyukur dan mengambil hikmah atas musibah banjir. “Semoga banjir segera surut dan masyarakat bisa berakibat kembali,” tandasnya.{[her/mb03]}

