Mata Banua Online
Sabtu, Maret 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemerintah Diminta Antisipasi Inflasi Jelang Ramadhan

by Mata Banua
6 Januari 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
G:\2025\2026\Januari\7 Januari 2026\7\7\iyan banjar.jpg
(foto:mb/web)

JAKARTA – Kalangan pe­ng­a­mat ekonomi mendorong pe­me­rin­tah memperkuat langkah a­n­ti­si­pasi inflasi pangan menjelang T­a­hun Baru Imlek dan bulan Ra­madhan 2026. Tekanan harga ber­potensi meningkat seiring fluk­tuasi komoditas hortikultura dan naiknya permintaan kon­sum­si pada awal tahun.

Direktur Eksekutif Center of Re­form on Economics (CORE) In­do­nesia Mohammad Faisal me­ngatakan inflasi umum masih be­rada di bawah 3 persen, na­mun belum sepenuhnya me­n­cer­min­kan tekanan harga yang pa­ling dirasakan masyarakat, khu­sus­nya kelompok menengah ba­wah.

Berita Lainnya

Harga Beras, Bawang Merah, Telur Melandai

Harga Beras, Bawang Merah, Telur Melandai

12 Maret 2026
Para Pekerja sedang Memproduksi Kue Kering

Para Pekerja sedang Memproduksi Kue Kering

12 Maret 2026

“Inflasi umum relatif tidak ti­ng­gi, tetapi yang paling di­ra­sa­kan dampaknya adalah inflasi pa­ng­an, terutama volatile food,” ka­ta Faisal kepada ANTARA di Jakarta.

Ia menjelaskan, berdasarkan da­ta Badan Pusat Statistik, in­fla­si pangan secara tahunan hi­ng­ga November 2025 tercatat 5,48 persen, lebih tinggi di­ban­di­ngkan kelompok komoditas la­in, meski inflasi bulanan relatif ren­dah sekitar 0,3 persen.

Menurut Faisal, komoditas non-beras, khususnya ho­r­ti­kul­tu­ra seperti cabai dan bawang, men­jadi penyumbang utama in­fla­si pangan sepanjang 2025, se­men­tara harga beras relatif stabil ka­rena produksi domestik dinilai men­cukupi.

“Sepanjang 2025, beras re­la­tif stabil karena produksi baik dan impor sangat terbatas, tetapi ko­mo­ditas hortikultura justru men­jadi penyumbang inflasi ter­be­sar,” ujar Faisal.

Ia menambahkan tekanan har­ga cabai dan bawang umum­nya meningkat menjelang Ra­ma­dhan dan Lebaran, sehingga po­ten­si penurunan inflasi pada Ja­nuari-Februari 2026 di­per­ki­ra­kan lebih terbatas dibandingkan po­la musiman tahun-tahun se­be­lumnya.

Sementara itu, Direktur Ek­se­kutif Institute for De­ve­lop­ment of Economics and Finance (In­def) Esther Sri Astuti menilai in­flasi hingga saat ini masih ter­ken­dali, namun terdapat se­jum­lah risiko yang perlu diantisipasi da­lam beberapa bulan ke depan.

“Inflasi memang masih ter­kendali, tetapi ke depan perlu di­waspadai karena adanya faktor geo­politik, cuaca, dan lonjakan per­mintaan,” tutur Esther.

Menurut Esther, pe­ni­ng­kat­an konflik geopolitik berpotensi men­dorong kenaikan harga ener­gi dan komoditas pangan impor se­perti gandum, kedelai, dan ba­wa­ng putih, sementara cuaca ek­strem dapat mengganggu pro­duk­si dan pasokan domestik.

Ia menambahkan lonjakan per­mintaan juga berpeluang ter­jadi seiring pelaksanaan pro­g­ram Makan Bergizi Gratis serta ra­ngkaian momentum konsumsi awal 2026, mulai dari Tahun Ba­ru hingga Ramadhan dan Le­baran.

Kondisi tersebut menuntut pe­ngelolaan pasokan dan dis­tri­bu­si yang lebih cermat, termasuk penguatan cadangan pangan dan stabilisasi harga hortikultura.

“Pemerintah perlu mem­per­kuat pasokan pangan domestik, me­nekan biaya logistik melalui pe­r­baikan distribusi, serta me­ng­evaluasi pelaksanaan MBG agar lebih tepat sasaran,” ucap Esther. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper