
JAKARTA – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke Anjungan Kalsel di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Senin (5/1).
Kunjungan ini difokuskan pada monitoring aset milik Pemerintah Provinsi Kalsel serta kesiapan fasilitas anjungan yang dikelola Badan Penghubung (Banhub) Provinsi Kalsel di Jakarta.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel Habib Hamid Bahasyim mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pengelolaan aset daerah di luar wilayah provinsi. Anjungan Kalsel dinilai memiliki peran strategis sebagai etalase daerah di tingkat nasional.
Dalam monitoring itu, komisi I meninjau progres pembangunan Anjungan Pasar Terapung yang menjadi ikon budaya Kalimantan Selatan di kawasan TMII.
“Kita melihat pembangunan yang sudah berjalan, yaitu dermaga untuk pasar terapung. Insha Allah mungkin sebulan lagi sudah selesai,” ujarnya.
Ia juga mencatat kesiapan fasilitas pendukung di kawasan anjungan, termasuk aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Jalur dermaga hingga fasilitas toilet telah disiapkan untuk memastikan pelayanan publik yang inklusif bagi seluruh pengunjung.
Sementara, Plt Kasubid Promosi dan Anjungan Badan Penghubung Kalsel di Jakarta Irisandy Winata Nasution menjelaskan, Pasar Terapung di TMII akan difungsikan sebagai media promosi budaya Banua.
“Banhub akan menghidupkan aktivitas Pasar Terapung di dermaga sebagai bagian dari pengenalan Kalimantan Selatan kepada pengunjung TMII,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, pembangunan sempat terkendala perizinan di lingkungan TMII, namun kini telah ditangani melalui koordinasi kelembagaan.
Irisandy pun optimistis dalam waktu sekitar satu bulanm Pasar Terapung di Anjungan Kalimantan Selatan dapat mulai beroperasi dan menjadi daya tarik baru di kawasan TMII. rds

