Mata Banua Online
Kamis, Januari 8, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Komisi III Komitmen Perkuat Program Perumahan Rakyat

by Mata Banua
6 Januari 2026
in DPRD Kalsel
0
G:\2025\2026\Januari\7 Januari 2026\2\Komisi III Komitmen Perkuat Program Perumahan Rakyat.jpg
KOMISI III DPRD Kalsel saat melakukan kunjungan ke Kementerian PKP RI, Senin (5/1).(foto:mb/ist)

JAKARTA – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya mendorong penguatan program perumahan rakyat melalui koordinasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, dengan fokus membahas solusi nyata pemenuhan rumah layak bagi masyarakat.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel Achmad Maulana menyampaikan, pertemuan tersebut memberikan arah jelas bagi daerah untuk memperkuat sinergi lintas sektor.

Berita Lainnya

Suripno Sosialisasikan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional

Suripno Sosialisasikan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional

8 Januari 2026
G:\2026\Januari\9 Januari 2026\2\22\New Folder\1 (MASTER).jpg

Komisi II Evaluasi Ketahanan Pangan Ditengah Banjir

8 Januari 2026

“Salah satu poin penting ialah optimalisasi peran Bank Kalsel dalam mendukung kredit mikro bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya, Senin (5/1).

Ia menilai, skema pemberdayaan berbasis pembiayaan mikro yang telah berhasil diterapkan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dapat dijadikan percontohan. Program tersebut direncanakan akan dikembangkan kembali pada 2026 agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Maulana menambahkan, selain pembiayaan, persoalan relokasi permukiman juga menjadi perhatian serius DPRD Kalsel.

“Meski konsep relokasi telah tersedia, pendekatan sosial tetap menjadi tantangan, khususnya di wilayah perdesaan yang memiliki keterikatan kuat dengan tanah leluhur,” katanya.

Untuk kawasan perkotaan, lanjut dia, relokasi dinilai lebih memungkinkan dilakukan secara bertahap. Penataan permukiman menjadi penting seiring perpindahan ibu kota provinsi ke Banjarbaru, termasuk kawasan permukiman di wilayah Banjarmasin Utara.

DPRD Kalsel pun menegaskan kesiapan membahas dukungan anggaran untuk sektor perumahan. Namun, optimalisasi program tetap bergantung pada usulan yang diajukan Pemerintah Provinsi Kalsel sebagai pemegang kewenangan perencanaan.

Sementara, Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Kawasan Permukiman Ditjen Kawasan Permukiman Kreshnariza Harahap menyebutkan, program perumahan nasional mengedepankan semangat gotong royong.

Ia pun mengapresiasi DPRD Kalsel yang dinilai konsisten memperjuangkan sektor perumahan serta mendorong kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper