
MARTAPURA – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf memastikan rumah warga yang rusak akibat terdampak banjir mendapatkan bantuan. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau lokasi pengungsian korban terdampak banjir di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Minggu (4/1).
Dalam peninjauan tersebut, mensos didampingi Wabup Banjar Habib Idrus Al Habsyi bersama Sekda Yudi Andrea menyusuri lokasi banjir menggunakan perahu dengan dikawal para relawan dan aparat keamanan.
Banjir menggenangi rumah warga setempat dengan ketinggian air yang bervariasi dari lutut hingga paha orang dewasa. Ia memastikan proses penyiapan dan penyaluran makanan bagi pengungsi berjalan dengan baik, higienis, dan tepat waktu.
Mensos juga menekankan pentingnya pelayanan yang cepat dan merata bagi seluruh warga terdampak, terutama kelompok rentan, seperti lansia, ibu menyusui, dan bayi.
Pada kesempatan itu, bantuan sembako juga disalurkan kepada lebih dari 1.000 warga terdampak banjir. “Ini adalah kerja sama antara kementerian dan pemerintah daerah dibantu TNI dan Polri. Setiap bencana kita siapkan logistik baik makanan siap saji, pakaian, tenda, kasur, maupun kebutuhan lainnya, agar kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, pemerintah akan memberikan santunan bagi korban bencana.
Saifullah mengungkapkan, untuk korban meninggal dunia, ahli waris akan menerima santunan Rp 15 juta, korban luka berat mendapatkan santunan Rp 5 juta. Pemerintah juga menyalurkan bantuan rekonstruksi rumah rusak berat, sedang, dan ringan melalui badan nasional penanggulangan bencana (BNPB).
Ia pun merinci bantuan hunian sementara (huntara) bagi warga yang rumahnya rusak berat. Setiap keluarga akan menerima bantuan isian rumah Rp 3 juta yang diberikan satu kali. Selain itu, bantuan pembelian lauk-pauk Rp 450 ribu per orang diberikan selama tiga bulan.
“Kemudian, ada juga bantuan pemulihan ekonomi sebesar Rp 5 juta per keluarga yang diberikan satu kali, setelah warga pindah ke hunian sementara atau hunian tetap,” katanya.
Sementara, Wabup Banjar Habib Idrus Al Habsyi menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian mensos kepada warga setempat.
Ia menyampaikan, di Sungai Tabuk terdapat sekitar 1.400 jiwa terdampak banjir dan telah menerima bantuan dari Kementerian Sosial. “Semoga dengan kehadiran beliau, permasalahan warga saat ini dapat segera teratasi,” harapnya. ant

