
TANJUNG – Polsek Tanjung dan Haruai melakukan memonitor kondisi air Sungai Tabalong sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencara banjir, mengingat kondisi curah air hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Pada Senin (5/1), personel piket dari Polsek Tanjung melakukan pengecekan di Kelurahan Jangkung, dari hasilnya debit air sungai terpantau mulai mengalami kenaikan dibandingkan hari sebelumnya, namun masih dalam kondisi aman dan normal.
Sementara, personel piket Polsek Haruai juga melaksanakan pengecekan debit air sungai di wilayah Desa Halong. Dari hasil pantauan, luapan air sungai terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak Senin (5/1) pukul 09.00 Wita hingga 13.20 Wita di wilayah Kecamatan Haruai.
Petugas pun memberikan imbauan kepada warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai agar tetap waspada terhadap perubahan situasi, terutama saat curah hujan tinggi.
Masyarakat diingatkan untuk selalu mengawasi anak-anak agar tidak bermain air di sekitar sungai, serta menjauhi lokasi-lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan. Selain itu, petugas juga mengimbau warga agar bersiap mengamankan harta benda dan memperhatikan keselamatan anggota keluarganya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Ps Kasi Humas Iptu Joko Sutrisno menyampaikan, saat ini debit air sungai mengalami sedikit peningkatan.
“Air Sungai Tabalong mengalami sedikit peningkatan dari kondisi biasanya, namun masih terpantau normal dan belum sampai meluap ke badan jalan,” ucapnya.
Ia mengatakan, Polres Tabalong akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan debit air sungai. “Kami akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana guna menjaga keselamatan serta keamanan warga,” pungkasnya. yan

