
BANJARMASIN – Realisasi pendapatan daerah Kota Banjarmasin dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 melampai target. Bahkan capaian pendapatan mencapai Rp 2,69 triliun atau 104 persen dari target yang ditetapkan Rp 2,5 triliun.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Asli Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, Edy Wibowo menjelaskan, realisasi pendapatan itu terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan target Rp 718 miliar dan sudah tercapai Rp. 668 miliar atau 92,98 persen
Kemudian pajak daerah dari target Rp 491 miliar dan telah tercapai Rp 491,6 miliar atau 100,13 persen. Sementara retribusi daerah dari target Rp 42,7 miliar telah tercapai Rp 31,9 miliar atau 74,70 persen.
Adapun hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dengan target Rp 36,2 miliar telah tercapai Rp 36, 2 miliar atau 100 persen.
Selanjutnya layanan PAD yang sah dari target Rp 148, 7 miliar. Capaiannya hanya Rp 108, 4 miliar atau 72, 91 persen.
Pendapatan transfer pemerintah pusat, sudah tercapai 108 persen yakni dari target Rp 1,4 triliun telah terelasisasi Rp 1,5 triliun atau 102,50 persen.
Sedangkan pendapatan transfer daerah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) Rp 340,5 miliar, dan yang telah tercapai Rp. 456,9 miliar atau 134, 18 persen.
“Ini dapat menopang semua pendapatan, makanya pendapatan itu bisa mencapai 104,01 persen,” kata Edy Wibowo.
Sementara, dari sisi belanja targetnya di angka Rp 2,6 triliun dan saat ini sudah terealisasi sebesar Rp 2,95 triliun atau 78,59 persen.
Edy optimis dengan sisa waktu yang ada. Capaian dari sisi belanja bisa tercapai paling tidak 80 persen lebih.
“Itu berdasarkan data per 24 Desember lalu. Mudahan-mudahan hari terakhir 2025 ini kita bisa menyesuaikan lagi. Tapi ini sudah bisa menjadi gambaran dari sisi pendapatan dan belanja kita,” tutupnya. via

