Mata Banua Online
Senin, Januari 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kapal Tenggelam di Bajo, 4 WN Spanyol Masih Hilang

by Mata Banua
28 Desember 2025
in Headlines
0

 

POLISI masih mencari 4 WN Spanyol yang hilang di Labuhan Bajo usai kapal tenggelam.

KUPANG – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengevakuasi tujuh penumpang kapal wisata KM Putri Sakinah GT 27 yang tenggelam di perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo, Labuhan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Berita Lainnya

4 Pejabat Pajak Jakut Ditetapkan Tersangka

4 Pejabat Pajak Jakut Ditetapkan Tersangka

11 Januari 2026
Warga Tolak Aktivitas Tambang di Kaki Gunung Slamet

Warga Tolak Aktivitas Tambang di Kaki Gunung Slamet

11 Januari 2026

“Tujuh penumpang berhasil dievakuasi, empat wisatawan warga negara Spanyol masih dinyatakan hilang dan saat ini masih dalam proses pencarian,” kata Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra kepada wartawan, Minggu (28/12), seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Henry menjelaskan kapal wisata yang mengangkut empat ABK dan tujuh orang wisatawan yang terdiri dari enam Warga Negara Spanyol dan satu Warga Negara Indonesia (WNI) tenggelam pada Jumat (26/12) malam.

Henry mengatakan tujuh orang penumpang kapal yang dievakuasi di antaranya adalah empat anak buah kapal (ABK), dua wisatawan Warga Negara Spanyol dan satu Warga Negara Indonesia.

“Tujuh korban selamat yang terdiri dari empat ABK dan tiga wisatawan penumpang kapal yang sebelumnya ditolong oleh kapal KM Neptune,” jelas Henry.

Polisi juga mengatakan sudah mendatangi TKP, mendata korban, dan melakukan penyelidikan awal terkait penyebab tenggelamnya kapal.

“Kami juga akan melakukan pemeriksaan terhadap nakhoda, anak buah kapal, agen pelayaran, dan agen wisata guna memastikan aspek keselamatan pelayaran dipatuhi serta mengungkap penyebab pasti kejadian ini,” lanjutnya.

Henry menduga kecelakaan laut tersebut diduga akibat cuaca buruk yang berakibat pada kapal tersebut tenggelam.

Sementara, Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution mengatakan empat wisatawan Warga Negara Spanyol yang masih dinyatakan hilang adalah satu keluarga yang terdiri dari bapak dan tiga anaknya.

Sedangkan dua orang lainnya yakni ibu dan seorang anaknya sudah berhasil diselamatkan sesaat setelah peristiwa tenggelamnya kapal tersebut.

“Jadi wisatawan asal Spanyol ini satu keluarga, ada bapak, ibu dan empat anaknya. Ibu dan seorang anak sudah berhasil diselamatkan tapi bapak, dan tiga anak masih hilang, itu yang sedangkan kita upaya pencarian,” kata Irwan. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper