Mata Banua Online
Minggu, Februari 15, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pelaku Usaha Bantah Kenaikan Harga Daging Sapi

by Mata Banua
21 Desember 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
G:\2025\Desember 2025\22 Desember 2025\7\7\hal 7 - 2 klm (KIRI).jpg
HARGA DAGING – Pelaku usaha sapi potong menyebut saat ini tejadi penyesuaian harga dengan patokan masih dibawah acuan sapi hidup.(foto:mb/ant)

JAKARTA – Gabungan Pelaku Usa­ha Peternakan Sapi Potong In­donesia (Gapuspindo) men­ya­ta­kan isu kenaikan harga daging sa­pi menjelangHari Besar Ke­a­ga­maan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tidak se­su­ai dengan kondisi di lap­ang­an. Pelaku usaha menilai pe­r­ge­rak­an harga yang terjadi me­ru­pa­kan bentuk penyesuaian sei­ring dinamika biaya dan pasokan.

Gapuspindo menyampaikan ke­terangan tersebut dalam Rapat Ko­ordinasi Pengendalian Harga Pa­ngan yang digelar Badan Pa­ngan Nasional (Bapanas) di Ja­kar­ta, Kamis (18/12/2025). Da­lam forum tersebut, asosiasi me­mastikan stok daging sapi berad da­lam kondisi aman dan pen­ya­lur­an ke pasar berjalan normal se­panjang periode Natal dan Ta­hun Baru.

Berita Lainnya

Otorita Siapkan Jalan Akses Utama KIPP IKN

Otorita Siapkan Jalan Akses Utama KIPP IKN

12 Februari 2026
Danantara Ambil Alih Proyek PLTSa Samarinda

Danantara Ambil Alih Proyek PLTSa Samarinda

12 Februari 2026

“Untuk Natal dan Tahun Ba­ru, stok cukup. Harga ini bu­kan kenaikan, tetapi penyesuaian. Ka­mi masih mejual di bawah har­ga acuan sapi hidup,” kata per­wa­kilan Gapuspindo Joni Liano.

Joni menjelaskan harga beli sa­pi hidup saat ini berada di k­i­sar­an 3,65 dolar AS per ki­lo­gram. Kondisi tersebut dinilai ma­sih memungkinkan pelaku usa­ha menjual sapi hidup di ba­wah rentang Harga Acuan Pe­m­be­lian (HAP) yang ditetapkan pe­me­rintah.

Kami sepakat dengan arahan pe­me­rintah, semua pihak harus ber­jalan seimbang. Pedagang ber­jalan, penjual berjalan, kon­su­men juga terlayani. Kami tidak me­lampaui harga acuan,” ujar­nya.

Pemerintah melalui Peraturan Ba­­dan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024 telah menetapkan HAP di tingkat produsen dan kon­­sumen. Untuk sapi hidup di ting­­kat produsen, HAP berada pa­­da kisaran Rp 56.000 hingga Rp 58.000 per ilogram.

Di tingkat konsumen, HAP da­ging sapi segar atau chilled pa­ha depan ditetapkan sebesar Rp 130.000 per kilogram dan paha belakang Rp 140.000 per ki­lo­gram. Untuk daging sapi beku pa­ha depan, HAP berada di ang­ka Rp 105.000 per kilogram, se­da­ngkan daging kerbau beku se­be­sar Rp 80.000 per kilogram.

Kondisi serupa juga terjadi pada komoditas telur. Pinsar Pe­telur Nasional mencatat harga te­lur menjelang Natal dan Tahun B­aru bergerak melandai dan tidak me­ncerminkan lonjaka se­ba­gai­ma­na yang beredar di publik. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper