Mata Banua Online
Selasa, Maret 3, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Disdik Prioritaskan Sekolah yang Belum Tersentuh Perbaikan

by Mata Banua
4 Desember 2025
in Banjarmasin
0
D:\2025\Desember 2025\5 Desember 2025\5\hal 5\asc.jpg
RYAN UTAMA

BANJARMASIN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin harus selektif dalam penggunaan anggaran pendidikan di tahun anggaran 2026. Pasalnya, dinas ini juga terdampak pada pemangkasan anggaran akibat efesiensi anggaran.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama mengatakan tahun 2026 Dinas Pendidikan hanya mendapatkan anggaran Rp600 miliar lebih dan mengalami pemangkasan 20 persen dari tahun sebelumnya. “Itu sudah semuanya, termasuk gaji guru, gaji PPPK yang baru dilantik, diklat dan lain-lain,” ujar Ryan, belum lama tadi.

Berita Lainnya

Warga Keluhkan Bau Sampah di Kelurahan Pangeran

Warga Keluhkan Bau Sampah di Kelurahan Pangeran

2 Maret 2026
Bhayangkari Kalsel Bagikan Ratusan Paket Sayur ke Masyarakat

Bhayangkari Kalsel Bagikan Ratusan Paket Sayur ke Masyarakat

2 Maret 2026

Tentunya dengan sisa anggaran tersebut, ia dapat menghitung pembagian antara gaji guru dan perbaikan infrastruktur pendidikan.

“Sekitar Rp400 miliar dulu dihitung untuk gaji guru, belum lagi diklat dan gaji PPPK yang baru dilantik,” ujarnya.

Tentunya dengan anggaran sisa dari gaji itu digunakan untuk perbaikan total infrastruktur sekolah rusak. “Kemungkinan tidak bisa 10 atau 6 sekolah jika direhab total, paling akan dipilih 2 sekolah terparah dulu,” tuturnya.

Tidak hanya rehabilitasi total, fasilitas sekolah seperti meja kursi atau fasilitas penunjang lainnya harus dipenuhi karena juga mengalami kerusakan.

“Ada beberapa sekolah yang akan kita targetkan perbaikan total ini dengan desain baru dan pemenuhan fasilitas yang mendukung,” tuturnya.

Makanya pihaknya lebih memprioritaskan kondisi sekolah yang belum tersentuh perbaikan atau kondisinya cukup membahayakan bagi peserta didik yang mengikuti pembelajaran. Salah satu contoh SD pengambangan 8 dan 9 yang akan diregruping dan dibangun total serta SD pengambangan 10 yang rusak parah dan posisi sekolah yang rawan banjir. via

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper