
RANTAU – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI kembali memberikan penghargaan Proklim kepada PT Bhumi Rantau Energi (BRE) sebagai perusahaan pendukung Proklim di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan yang diterima Direktur PT BRE Asep Edwin Firdaus, di Jakarta, Minggu (30/11) lalu.
Direktur PT BRE Asep Edwin Firdaus mengatakan, penghargaan Proklim ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus amanah, dan menegaskan komitmen PT BRE dalam mendukung aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di tingkat masyarakat sudah berada di jalur yang benar.
Ia mengungkapkan, PT BRE sendiri fokus pada penguatan kapasitas masyarakat, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, serta pemberdayaan ekonomi yang ramah iklim.
“Kami merasa terhormat diberi kepercayaan oleh Kementerian LHK. Melalui program pendampingan desa ProKlim, kami membantu masyarakat mengurangi emisi, meningkatkan ketahanan lingkungan, dan menciptakan praktik-praktik yang berkelanjutan. Semua program kami jalankan secara konsisten dan berbasis kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Asep juga menegaskan komitmen PT BRE bahwa keberlanjutan bukan hanya program CSR, tetapi bagian dari strategi perusahaan. Pihaknya ingin memastikan kegiatan usaha ini dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
Dengan berkolaborasi bersama pemerintah, komunitas, dan para pemangku kepentingan, PT BRE berharap kontribusi mereka bisa ikut memperkuat target nasional dalam pengendalian perubahan iklim
“Kami akan memperluas wilayah dampingan Proklim, meningkatkan kualitas program, serta memperkuat pengukuran dampak lingkungan dan sosial. Fokus utama kami adalah keberlanjutan jangka panjang. Kami juga berterima kasih kepada Kementerian LHK, khususnya kepada Bapak Menteri Dr Hanif Faisol Nurofiq, atas bimbingan dan arahan yang sangat berarti,” katanya.
Untuk diketahui, dalam pembinaan kampung iklim, PT BRE sudah membina 12 desa proklim, yaitu Desa Bitahan Baru, Budi Mulya, Ayunan Papan, Kelurahan Bitahan, Desa Binderang, Lokpaikat, Puncak Harapan, Bataratat, Baramban, Sabah dan Ketapang, Parandakan.
“Semua desa mendapatkan penghargaan dari Kementerian LHK, salah satunya penghargaan tertinggi proklim adalah Kategori Lestari di Desa Bitahan Baru,” pungkasnya. her

